Memprihatikan!!! Irigasi Bermasalah, Sawah di 5 Nagari Terancam Kekeringan

32
BUTUH PERBAIKAN: Salah satu titik irigasi Banda Gadang yang mengalami kerusakan. Karena tidak berfungsi baik, ratusan hektare sawah warga di 5 nagari kekurangan air.(IST)

Masyarakat Nagari Kotogaek Guguak, Kabupaten Solok harapkan Pemprov Sumbar membantu perbaikan saluran irigasi Banda Gadang yang menjadi jantung persawahan di nagari tersebut.

Tak hanya untuk Nagari Kotogaek Guguak, saluran irigasi itu juga mengairi ratusan hektare (Ha) sawah di 5 nagari di Kecamatan Gunung Talang, yakni Kotogaek Guguak, Kotogadang Guguak, Jawi-Jawi Guguak, Talang dan Cupak.

“Sesuai kesepakatan 5 wali nagari, kita sudah ajukan proposal ke Pemprov Sumbar untuk bantuan perbaikan, dan berharap ada titik terang untuk perbaikan saluran irigasi itu,” ujar Wali Nagari Kotogaek Guguak Mardi Henderson, Minggu (29/5).

Untuk diketahui, saluran irigasi itu berhulu di Nagari Kotogaek Guguak, dan terakhir kali direnovasi yakni tahun 2013 lalu dengan anggaran sebesar Rp450 juta, dan sekarang kondisinya sangat memperihatinkan, sehingga tidak maksimal dalam mendistribusikan air ke lahan persawahan.

“Hal itu selalu di suarakan masyarakat sebelumnya, karena banyak sawah yang akhirnya kesulitan air,” katanya.

Dijelaskannya, Irigasi Banda Gadang yang berhulu di Nagari Kotogaek Guguak saat ini kondisinya sangat memprihatikan, saluran irigasi tersebut sudah banyak yang mengalami kebocoran, ditumbuhi tanaman liar dan ada dari badan irigasi yang roboh hingga tertutup oleh longsoran tanah.

Penyediaan air irigasi bagi tanaman padi menjadi salah satu kunci utama untuk mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Solok khususnya di Kecamatan Gunung Talang.

Sebagai daerah yang sebagian besar masyarakatnya merupakan petani sawah, kelima nagari di Kecamatan Gunung Talang itu, memprioritaskan pembangunan sarana dan prasarana pertanian sebagai langkah mendukung pengembangan sektor utama itu.

Baca Juga:  Wali Nagari Jawi-Jawi Guguk Suguhi Mahasiswa KKN UBH dengan Cangkir Kanso

Ia menjelaskan, jalan saluran irigasi sangat penting bagi masyarakat setempat, terlebih Kecamatan Gunung Talang juga menjadi salah satu penghasil beras terbesar di Kabupaten Solok.

Bahkan menurut Mardi, di Nagari Kotogaek Guguak saja, memiliki lahan sawah yang cukup luas, dimana dua pertiga dari luas wilayah merupakan lahan persawahan. Dengan fakta demikian, saluran irigasi masuk prioritas pembangunan.

“Saya harap melalui proposal itu, perbaikan saluran irigasi bisa terlaksana, sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumatera Barat, Fathol Bahri membenarkan, pihaknya sudah menerima proposal untuk perbaikan saluran irigasi induk (irigasi Banda Gadang) tersebut.

Untuk penganggaran kegiatan perbaikan irigasi Banda Gadang akan menjadi prioritas bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas PSDA. Pihaknya, akan mencoba menganggarkan irigasi Banda Gadang untuk Tahun Anggaran 2023.

“Nanti kita melakukan survei kelapangan, untuk melihat titik mana saja yang harus diperbaiki pada tahun 2023 dan untuk selanjutnya akan berkoordinasi langsung dengan wali nagari Koto Gaek Guguak,” ujarnya

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Solok itu juga menjelaskan, tahun ini irigasi Banda Gadang juga mendapatkan bantuan untuk perbaikan saluran yang tertutup longsor.

Dijelaskannya, pada tahun 2022 ini Dinas PSDA Provinsi Sumatera Barat mempunyai kegiatan untuk perbaikan irigasi Banda Gadang dengan anggaran sebesar Rp200 juta.

Dinas melaksanakan kegiatan tersebut melalui Pokir dari anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Hardinalis Kobal. (frk)