Pasar Ternak Modern Terbengkalai, Masyarakat Minta Pemkab Solok Tuntaskan

12
TINJAU PASAR: Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu dan rombongan meninjau kondisi pasar ternak modern di Nagari Guguaksarai, Kecamatan IX Koto Sungailasi, Sabtu (28/8).(IST)

Masyarakat Nagari Guguaksarai, Kecamatan IX Koto Sungailasi mengharapkan Pemkab Solok bisa menyelesaikan pasar ternak modern yamg ada di nagari tersebut agar bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

“Pasar ternak ini dibangun tahun 2011 yang mana sumber dana dari APBD Kabupaten Solok. Tapi sangat disayangkan sampai saat ini pasar ternak belum beroperasi dan belum ada penyelesaian dari Pemkab Solok,” ujar Wali Nagari Guguaksarai,  Darwin Endah Bungsu, Sabtu (28/8).

Dijelaskannya, pasar ternak yang belum selesai itu merupakan salah satu pasar ternak modern yang ada di Sumatera Barat. Pasar ternak itu dibangun tahun 2011 dari sumber dana dari APBD Kabupaten Solok, dan belum ada penyelesaiannya hingga saat ini.

Menurutnya, kalau diselesaikan pembangunan pasar tersebut akan sangat bermanfaat untuk membantu perekonomian masyarakat khususnya di Guguaksarai. Serta bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat agar bisa menurunkan angka pengangguran.

“Kami berharap Pemkab Solok dapat memperhatikan supaya sesegera mungkin pembangunan pasar ini bisa diselesaikan, yang nantinya juga berdampak pada perekonomian masyarakat untuk ke depannya,” jelasnya.

Camat IX Koto Sungailasi, Bustaman mengatakan, pasar ternak tersebut sudah lama ditinggalkan, dan beberapa perlengkapan pasar sudah banyak hilang. Sekarang yang tinggal cuma bangunan dan timbangan serta bangunan tempat makan sapi.

Baca Juga:  Wali Nagari Jawi-Jawi Guguk Suguhi Mahasiswa KKN UBH dengan Cangkir Kanso

Kondisi tersebut sangat disayangkan, padahal pasar ternak modern salah satu penunjang ekonomi nagari dan salah satu pembantu untuk lowongan kerja bagi masyarakat setempat.

“Harapan saya, ada petunjuk-petunjuk serta bimbingan dari bupati dan wakil bupati untuk bisa melanjutkan dalam pembangunan dan pasar ternak modern dan segera dapat beroperasi,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu saat mengunjungi pasar ternak tersebut Sabtu (28/8) mengatakan, pihaknya nantinya akan mengkaji semaksimal mungkin. Karena ini akan menjadi potensi, dan akan menimbulkan dampak yang sangat positif bagi masyarakat Kabupaten Solok terkhususnya masyarakat IX Koto Sungailasi.

“Dalam pengkajian ini banyak pertimbangan yang nantinya akan kita kaji semaksimal mungkin agar terwujud keinginan serta aspirasi masyarakat untuk pengoperasian pasar ternak modern ini,” ujarnya.

Dengan situasi saat ini di sekaitan dengan penanganan Covid-19, serta recofusing, pihaknya mengaku akan tetap mengupayakan bagaimana pelayanan serta mewujudkan aspirasi dari masyarakat untuk kemajuan daerah.

“Untuk itu kami juga meminta kepada masyarakat serta forkopincam mari kita bekerja sama dan berkolaborasi dalam membantu pembangunan serta kemajuan Kabupaten Solok,” pungkasnya. (frk)