DPRD Solsel Minta Dukungan Pembangunan Jalan Tembus ke Dharmasraya

446

Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Zigo Rolanda, menyampaikan harapannya agar pihak pusat dan juga pemerintah propinsi mendukung upaya pembangunan jalan tembus yang menghubungkan Solok Selatan dengan Dharmasraya.

Harapan tersebut disampaikannya usai mendampingi kunjungan kerja Asdep Kemenko Maritim dan Investasi bersama Wagub Sumbar, Plt. Bupati Solsel, dan pihak terkait lainnya di Lubuk Ulang Aling, Sabtu (30/1/2021).

Jalan tembus yang menghubungkan Solok Selatan dengan Dharmasraya, menurut Zigo bisa melalui beberapa alternatif ruas jalan, yakni jalan Abai – Sungai Dareh, atau bisa juga melalui ruas jalan Sungai Sungkai – Sungai Rumbai.

“Tentu nanti akan dibahas dan dikaji lebih jauh oleh pihak terkait, ruas mana yang akan dibantu pihak Kemenko Maritim dan juga oleh Pemprov Sumbar,” ujarnya.

Menurutnya, untuk ruas jalan Abai – Sungai Dareh yang berstatus jalan propinsi, ia mengharapkan agar pihak pemprov dapat melanjutkan secara bertahap pembangunan jalan yang sebelumnya telah dimulai oleh pihak Kemenko Maritim tersebut.

“Perlu dukungan dan alokasi dana yang lebih besar dari pihak pemprov untuk membantu peningkatan jalan yang menjadi tanggung jawab propinsi yang saat ini dalam kondisi rusak parah,” harapnya terkait lanjutan jalan Abai – Sungai Dareh.

Sedangkan untuk jalan kabupaten di ruas Sungai Sungkai – Sungai Dareh, yang terhubung juga dengan jalur Simpang PB nantinya , menurutnya juga menjadi jalan strategis yang diharapkan dapat terus ditingkatkan pembangunannya.

Baca Juga:  Door To Door Dapatkan Data Keluarga Valid

Ruas tersebut menurutnya akan mengkoneksikan berbagai daerah, bukan hanya Solok Selatan dengan Dharmasraya, tetapi juga dengan beberapa daerah di Propinsi Jambi yakni Kerinci dan juga Muaro Bungo.

Menurut Zigo, jika saat ini Solok Selatan berada di ujung wilayah Solok Selatan, maka dengan adanya akses tembus ke Dharmasraya, Solok Selatan bisa menjadi gerbang depannya Sumbar.

Saat ini Solok Selatan seperti daerah “buta”, dimana pintu masuk dan pintu keluarnya sama, hanya di satu pintu saja.

“Dengan dibukanya akses ke Dharmasraya, maka akan menambah alternatif tambahan pintu keluar masuk ke Solok Selatan, dan diharapkan juga Solsel yang tadinya berada di ujung, dengan dibukanya akses tersebut bisa menjadi gerbang depan pintu keluar masuknya Sumbar,” ungkapnya.

Zigo menambahkan bahwa jalan tersebut juga akan menjadi salah satu faktor penentu dari peningkatan perekonomian khususnya di Solok Selatan.

Selanjutnya dengan dibukanya jalan tersebut, menurutnya juga akan mendukung upaya kolaborasi dalam pembangunan Solsel bersama Kabupaten Dharmasraya nantinya.

“Dan hal ini akan terus diurus dan diupayakan bagaimana jalan tembus tersebut bisa diwujudkan,” tegasnya.(*)