Usulkan Mobil Kir Keliling, Upaya Peningkatan PAD

75
Kepala Dinas Perhubungan Solok Selatan, Novrizon.(IST)

Kendaraan operasional kir uji kendaraan keliling dinilai penting bagi Pemkab Solok Selatan. Pasalnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, perlu mengajuan mobil kir keliling tersebut ke Kementerian Perhubungan RI. Termasuk pembangunan fasilitas terintegrasi di pusat Kabupaten Solok Selatan.

“PAD kir di Solsel sekitar Rp 120 juta per tahun, selama ini memang belum maksimal digarap. Baru sekitar 30 persen. Sebab itu, kita butuh mobil kir keliling untuk peningkatan pelayanan dan PAD,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Solok Selatan, Novrizon, Senin (28/2) di Padangaro.

Dijelaskannya, bukan hanya kir keliling saja. Namun akan dibangun fasilitas pejalan kaki terintegrasi, ada taman, pejalan sepeda sepanjang 3 kilometer ditempatkan di pusat Kabupaten Solsel.

Kata Novrizon, di Kabupaten Solok Selatan jumlah kendaraan ada 3.600 unit yang wajib kir, namun setiap tahunnya jumlah kendaraan yang kir di daerah berjulukan sarantau sasurambi itu hanya sekitar 30 persen.

”Jadi, untuk memaksimalkan kir kita butuh mobil kir keliling. Adanya kendaraan operasional tersebut agar Dishub bisa jemput bola dalam pelayanan uji Kir kendaraan secara keliling di 7 kecamatan yang ada di Solsel,” paparnya.

Baca Juga:  Kajari Solsel Terima Uang Pengganti Dugaan Korupsi Proyek Batang Bangko

Idealnya, Dishub harus memiliki sekurang-kurangnya dua unit kendaraan operasional untuk mendukung pelaksanaan uji kir keliling. Agar layanan tersebut dapat menjangkau berbagai daerah di Solok Selatan.

Setidaknya satu unit mobil keliling diusahakan bisa didapatkan oleh Pemkab Solok Selatan, agar peningkatkan PAD di tujuh kecamatan di Solsel dapat dimaksimalkan. ”Sebenarnya kita sangat prihatin dengan rendahnya realisasi PAD di sektor kir. Di satu sisi kita harus meningkatkan pelayanan, tapi kendaraan kir keliling belum ada,” terangnya.

Untuk mencapai target PAD, harus dibarengi dengan operasional kir keliling. Mudahan saja untuk anggaran pengadaan kendaraan operasional tersebut dapat terealisasi untuk mendukung kinerja dishub dalam meningkatkan pelayanan uji kir.

Kendaraan itu akan digunakan untuk keperluan Uji kir kendaraan keliling secara jemput bola ke berbagai wilayah di Solsel. “Jika ada mobil kir keliling, kita yakin PAD meningkat dan pelayanan lebih baik lagi,” terangnya.

Dengan uji kir kendaraan bermotor tentunya dapat memberikan kenyamanan karena kendaraannya akan teruji dan termonitor kelaikannya. “Uji kendaraan bermotor keliling. Jadi selain mobil angkutan teruji, tentunya dapat berdampak terhadap peningkatan PAD ke depan,” terangnya. (tno)