Makan Gadang, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah

19
JALIN KEAKRABAN: Pemkab Solok Selatan adakan Makan Gadang bersama masyarakat di kawasan objek wisata Menara Songket, Kotobaru, Kecamatan Sungai Pagu.(IST)

Jajaran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama masyarakat menyatu dalam acara “Makan Gadang dan Membangun Daerah” bertempat di Kawasan Wisata Menara Songket Kotobaru, Kecamatan Sungai Pagu, Selasa (31/5) malam.

Makan Gadang adalah istilah yang sudah familiar dengan masyarakat Minang, khususnya Solok Selatan, yang merupakan makan secara bersama-sama, beralaskan daun pisang.

Bupati Solok Selatan Khairunas, menyampaikan, acara Makan Gadang atau makan bersama bertujuan menjalin kebersamaan dan kesetaraan antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

Terkait destinasi objek wisata Menara Songket dalam Kawasan Saribu Rumah Gadang, bupati berharap seluruh lapisan masyarakat agar menjaga kelestarian semua fasilitas wisata yang ada.

“Selaku pemerintah daerah kami mengimbau masyarakat dan seluruh unsur, bersama-sama menjaga dan melestarikan fasilitas yang ada demi kenyamanan sehingga objek wisata mempunyai daya tarik yang positif bagi wisatawan yang berkunjung,” ajak Khairunas.

Bupati juga menyampaikan informasi terkait fasilitas kesehatan RSUD Solok Selatan. Pemerintah daerah tetap memberikan prioritas atas pembangunan fasilitas rumah sakit, tenaga medis, peralatan kesehatan, termasuk pembebasan lahan dan sebagainya.

Baca Juga:  Gubernur Janjikan Perbaikan 3 Ruas Jalan Solok Selatan

“Tahun ini penambahan ruang rawatan VIP RSUD Solok Selatan sebanyak 20 kamar, akan segera dibangun melalui dana tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Solok Selatan, sebut bupati.

Ramah tamah itu juga disertai dengan hiburan musik yang menambah suasana keakraban dan kedekatan masyarakat dengan pemerintah. “Ini bentuk menjalin keakraban dengan masyarakat,” ujarnya.

Hampir seluruh pejabat daerah hadir, mulai Bupati H Khairunas, Wabup H Yulian Efi, Ketua DPRD Zigo Rolanda dan anggota DPRD, sekkab, asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, wali nagari, ninik mamak dan masyarakat. (tno/adv)