Pemilih di Bilik Suara Dikurangi, Jumlah TPS Bertambah

Komisioner KPU Solsel, Sastria Nofita. (Foto: Arditono-Padang Ekspres)

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini diperkirakan akan menambah jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Ini dilakukan sebagai bentuk kebijakan penerapan jaga jarak selama pandemi Covid-19.

Begitu juga di Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Sampai hari ini ada penambahan 60 titik lokasi TPS baru dari 460 TPS sebelumnya. Penambahan ini terjadi karena adanya rencana pengurangan jumlah pemilih per TPS. Dimana sebelumnya 800 orang dikurangi menjadi 500 orang per TPS.

“Dengan adanya pengurangan jumlah pemilih di tiap TPS saat proses pencoblosan di kotak suara nanti, sehingga perlu adanya penambahan jumlah TPS di tujuh Kecamatan di Solsel,” ungkap Komisioner KPU Solsel, Sastria Nofita kepada Padang Ekspres, Selasa (9/6/2020) di Padang Aro.

Ia menegaskan, pengurangan jumlah pemilih di TPS berdasarkan hasil rapat KPU RI dengan DPR RI, Bawaslu dan DKPP sehubungan dengan pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

“Justru itu, dilakukan pengurangan pemilih hingga 500 orang per TPS. Dan mengharuskan TPS dilakukan penambahan. Saat ini baru diperkirakan bertambah 60 TPS dan belum finish,” jelasnya.

Ketua KPU Solsel, Nila Puspita menambahakan, pihaknya masih menunggu adanya payung hukum dalam memulai tahapan Pilkada yang rencananya akan dimulai pada 15 Juni 2020 mendatang.

“Untuk memulai tahapan, kita masih menunggu PKPU diundangkan. Sehingga kita KPU juga bisa memulai menyusun agenda tahapan Pilkada Serentak ini,” pungkasnya. (tno)