Keberhasilan PLTPB Solsel karena Keterbukaan Masyarakat Menerima Investasi

117
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat meninjau PLTPB Solok Selatan. (Foto: IST)

Keberhasilan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Kabupaten Solok Selatan harus menjadi contoh bagi daerah lain di Sumbar.

Hal itu terwujud dari adanya keterbukaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menerima investasi yang nilainya mencapai triliunan rupiah, dan hasilnya sekarang sudah bisa dinikmati.

Apalagi keberadaan pembangkit listrik tersebut juga membuat Sumbar surplus listrik yang mampu menopang kebutuhan masyarakat dan investasi.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit saat meninjau power plan pembangkit listrik PT Supreme Energy Muaralaboh, Rabu (10/6/2020).

“Keberhasilan PT Supreme Energy Muaralabuh ini harus menjadi contoh bagi masyarakat yang sering demo menolak investasi panas bumi di Sumbar,” ungkap Wagub didampingi Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, Wakapolres Solok Selatan Kompol A. Suryanegara, Danramil Sungaipagu Kapten Betrizal, dan sejumlah OPD.

Nasrul Abit menegaskan, potensi panas bumi di Sumbar cukup besar, untuk itu ia berharap masyarakat Sumbar dapat menerima apabila ada investor yang ingin menanamkan modalnya khususnya untuk PLTPB.

“Kita harus positif thinking, ini investasi yang besar yang akan menyerap banyak tenaga kerja lokal, ditambah lagi ekonomi masyarakat akan berjalan, disamping nanti perusahaan akan memberikan CSR-nya, yang akan dinikmati juga oleh masyarakat di Sumbar,” tuturnya.

Disamping itu, dia juga mendukung PT Supreme Energy untuk melakukan eksplorasi untuk tahap II.

Plt. Bupati Solok Selatan Abdul Rahman, ikut mengapresiasi PT. Supreme di Solok Selatan yang telah berproduksi secara komersil dan telah mendukung produksi listrik dalam negeri. “Tentu kita harus apresiasi atas kinerja PT. Supreme yang turut membantu pemerintah dalam mengatasi kelangkaan pasokan energi listrik dengan memanfaatkan sumber energi panas bumi yang ada,” ujarnya.

Rahman juga menyebut, bahwa CSR dan berbagai bentuk kontribusi PT. Supreme kepada masyarakat, turut memberikan sumbangsih yang perlu diapresiasi. “Termasuk kita juga berterima kasih atas pembangunan GOR yang saat ini dalam tahap finishing” ucapnya mengapresiasi pembangunan GOR senilai Rp 30 miliar lebih tersebut.

Sementara, Senior Manager Site Support & Field Relation SEML, Nofrins Napilus menyampaikan apresiasinya kepada masyakat dan Pemkab Solsel.

Ia mengatakan tanpa dukungan dan kerjasama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah daerah, PLTPB di Solsel tidak akan berjalan baik.

Ia mengungkapkan, bagaimanapun pihaknya sangat membutuhkan dukungan masyarakat Solsel. “Dengan dasar dukungan itu, mudahn-mudahan kita bisa lanjut ke tahap II,” harapnya.

Di samping mengunjungi Supreme Energy, dalam kunjungan kerjanya tersebut, Wagub dan rombongan juga melihat langsung pembangunan GOR Gelora Energy. (rel)