Nasrul Abit: Masjid Lebih Siap Menerapkan Protokol Kesehatan

49
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau bencana longsor di Solok Selatan, Rabu 10 Juni 2020.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan penerapan tatanan hidup baru dan aman covid 19 lebih mudah dilakukan di masjid-masjid ketimbang di pasar dan tempat-tempat umum lainnya. Hal itu berdasarkan hasil tinjauan ke lapangan yang dilakukan wagub.

“Saat menemui korban tanah longsor di Solok Selatan, saya juga singgah di Masjid Jabar Nur, Padang Aro, Solok Selatan. Protokol kesehatan benar-benar dilakukan di sana,” ungkap Wagub Nasrul Abit, Kamis (11/6/2020).

Wagub Nasrul Abit mengatakan beribadah di masjid memang ada aturannya selama ini. Namun kini harus pula disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid 19. Seperti, melakukan jarak setiap saf dan antarmakmum. Di Masjid Jabar Nur telah diberi penanda dengan jarak satu meter antarjamaah.

“Saya senang di Masjid Jabal Nur ini menjaga kebersihan, menggunakan disinfeksi secara berkala, menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer di pintu masuk dan keluar, pengecekan suhu, dan memasang imbauan protokol kesehatan,” ungkap Nasrul Abit.

Jadi, kata wagub, pemerintah optimistis protokol kesehatan diterapkan di masjid dibanding di tempat lain seperti mall dan pasar. Karena umat Islam ketika melaksanakan ibadah salat di masjid tidak memakan waktu lama.

Nantinya, kata Nasrul Abit semua jemaah tetap melakukan ibadah di masjid sesuai protokol covid-19. Seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, salat jumat sebentar, kutbah singkat, salat sunah di rumah, sajadah bawa sendiri, wudhu di rumah, dan sebagainya. (hsn)