Wali Nagari Diminta Buka Data Penerima Bansos, Mengadu ke 1708

Sekkab Solsel Yulian Efi (tengah) memimpin rapat layanan pengaduan Covid-19, Selasa (12/5/2020). (Foto: Humaskab)

Seluruh wali nagari di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) diinstruksikan membuka data penerima bantuan dari pemerintah, pemprov maupun pemerintah kabupaten kepada masyarakat.

Bantuan sosial tersebut di antaranya, bantuan program PKH, sembako serta bantuan langsung tunai (BLT) akibat dampak Covid-19.

“Agar diinformasikan dan dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat. Gunakan seluruh saluran informasi yang ada, baik melalui papan pengumuman di kantor wali, tempat strategis, serta media daring yang dimiliki nagari. Termasuk website yang dikelola diskominfo,” tegas Sekretaris Kabupaten Solsel Yulian Efi, Selasa (13/5/2020).

Yulian Efi menambahkan, Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman menginstruksikan para wali nagari untuk melakukan transparansi tersebut. Para camat diminta memastikan transparansi data tersebut ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik.

“Transparansi ini bertujuan agar masyarakat dan pihak lainnya dapat ikut serta melakukan pengawasan data-data penerima tersebut,” ujarnya.

Semua pihak, juga diharapkan dapat membantu mengawasi dan melaporkan jika ada yang tidak beres dalam penyaluran bantuan sosial tersebut.

Begitu juga dengan pengaduan layanan kesehatan Covid-19 dan pengaduan lainnya.

“Kita sediakan layanan SMS pengaduan di 1708 dengan cara ketik: solokselatan <spasi> aduan. Laporan disamapikan secara lengkap agar mudah ditelusuri,” tambahnya.(rel/esg)