Jalan Provinsi di Solok Selatan Butuh Banyak Perbaikan

Rombongan Wagub Sumbar Nasrul Abit kesulitan melintas di jalan provinsi yang berada di Nagari Abai, Sangir Batang Hari, Solok Selatan. (Foto: IST)

Sejumlah kawasan terpencil yang minim infrastruktur di Kabupaten Solok Selatan menjadi perhatian serius Pemprov Sumbar untuk dibenahi.

Sebelumnya, keluhan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, juga sudah menyampaikan persoalan minimnya infrastruktur di sejumlah kawasan terisolir di daerah itu.

Menyikapi itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit, yang melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi terpencil di daerah itu pada Kamis (11/6), berjanji akan melakukan perbaikan terutama untuk jalan provinsi di Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, yang rusak parah.

“Kami berharap Pemprov Sumbar merealisasikan permintaan Pemkab Solsel dan masyarakat Kecamatan Sangir Batang Hari. Termasuk titik kerusakan di Kecamatan Sangir untuk diakomodir dalam pembenahannya,” harap Abdul Rahman, Jumat (11/6/2020).

Katanya, ketika musim hujan, masyarakat kesulitan menempuh jalan yang masih tanah itu. Apalagi menuju Nagari Lubuk Ulang Aling. Ada sepanjang 2,5 kilometer yang perlu dilakukan perawatan dan peningkatan kulitas jalan.

Termasuk sepanjang 1 kilometer ruas jalan provinsi mulai di Simpang Pulau Asmara hingga ke pendakian Bukit Manggis, Kecamatan Sangir, juga mengalami rusak parah.

“Setidaknya ada perawatan nantinya setelah ditinjau langsung oleh Pemprov Sumbar,” katanya.

Di sisi lain, ruas jalan yang sudah terban ke pinggir Sungai Batang Sangir di perbatasan Kecamatan Sangir dengan Sangirjujuan juga membutuhkan segera perbaikan. Sebab bila dibiarkan akses tersebut bisa putus maka warga di Kecamatan Sangirjujuan, Sangir Balai Janggo dan Sangir Batang Hari akan terisolasi.

“Untuk itu perbaikan ini sudah mendesak dan Pemprov Sumbar harus menganggarkannya di tahun 2021,” ujarnya.

Sementara itu, Nasrul Abit, memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti keluhan Pemkab Solsel tersebut. Ia meminta OPD terkait segera memindahkan anggaran perawatan rutin jalan ke lokasi yang ramai dilalui masyarakat seperti ruas Jalan Abai tersebut.

“Yang jelas akses jalan provinsi di tengah-tengah perkampungan di Sangir Batang Hari ini, kita prioritaskan. Karena banyak masyarakat yang akan merasakan manfaatnya, terutama untuk sektor ekonomi,” tuturnya.

Wagub juga meninjau kelanjutan pembangunan ruas Jalan Abai menuju Sungaidareh, Kabupaten Dharmasraya. “Bila akses ini baik, maka hubungan Solsel-Dharmasraya semakin dekat. Selama ini akses masih terhambat. Untuk ini kita anggarkan di APBD Provinsi Sumbar,” ucapnya.

Ia menambahkan, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi persoalan di daerah terpencil itu. “Kita harus buka semua batas-batas yang menghalangi, jangan ada hambatan untuk daerah terpencil,” ucapnya.

Wagub juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat atau BPJN III. “Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi daerah, kita berkolaborasi untuk perbaikan jalan ini,” ucapnya.

Adapun daerah yang dikunjungi Nasrul Abit bersama rombongan, yaitu Nagari Lubuk Gadang, Lubuk Gadang Utara, Lubuk Gadang Timur, Lubuk Gadang Selatan dan Lubuk Ulang Aling, Kabupaten Solok Selatan. Rombangan sekaligus bertatap muka dengan masyarakat untuk mendengarkan keluhan-keluhan soal pembangunan.

Dalam kunjungan tersebut, masyarakat juga menyampaikan berbagai keluhan. Mereka berharap pemprov bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat. (tno/wni)