Kabar Bahagia!! Harga Cabai Merah Mulai Turun, Segini Cabai di Solsel

466
TURUN: Pedagang cabai merah di Pasar Padangaro menunggu pembeli. Harga cabai kemarin (13/7) Rp 85 ribu per kilogram.(ARDI/PADEK)

Sempat tembus Rp 200 ribu per kilogram, kini harga cabai merah di Kabupaten Solok Selatan turun menjadi Rp 85 ribu per kilogram. Menurut para pedagang, saat Idul Adha harga cabai merah di Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungaipagu dan di Pasar Lubukmalako, Kecamatan Sangir Jujuan tembus Rp 200 ribu per kilogram.

Sementara di Pasar Padangaro, Kecamatan Sangir harga tertinggi menurut pedagang sempat Rp 140 per kilogram. “Saat Idul Adha harga cabai merah sempat melambung tajam dan tembus Rp 200 ribu per kilogram, sekarang turun seharga Rp 85 ribu sekilo,” kata Sepnawilis, pedagang cabai saat ditemui di Pasar Padangaro, Rabu (13/7).

Dikatakannya, saat harga melambung tentu saja memberi keuntungan bagi para petani cabai. Sampai saat ini harga masih terbilang mahal membuat masyarakat mengeluh. Nah, sekarang tidak lagi terdengar keluhan tersebut sebab harga sudah mulai turun.

“Perawatan cabai biayanya besar. Dengan harga tinggi para petani tersenyum lebar, karena jerih payah mereka terjual mahal,” paparnya.

Stok cabai kampung masih tinggi termasuk yang datang dari Kabupaten Kerinci, Jambi. Walaupun dihadapkan musim penghujan harga tetap saja masih mahal. Pedagang katanya tidak berani lagi membeli cabai harga di kebun petani, sebab dengan situasi tidak stabil.

Baca Juga:  Solsel Zona Merah Prevalensi Stunting, Ini Kata Bupati!

Kadang naik kadang turun. Bisa saja memberi dampak terhadap aktivitas jual beli cabai. “Jadi kami para pedagang membeli cabai sesuai harga pasaran pagi untuk penjualan. Ini antisipasi rugi kalau modal besar harga turun. Kalau harga naik, pasti kami gembira,” katanya.

Iyan,38, pedagang lain menyebut, memang dalam suasana Idul Adha setiap tahunnya harga cabai mengkilat.  Tapi tahun ini merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah aktivitas jual beli di Solok Selatan. Terutama pedagang berjualan di Pasar Muara Labuh dan Pasar Lubuk Malako.

Wasni, pengunjung Pasar Padangaro menyebut, harga Rp 85 ribu hari ini, kalau bagi pengunjung pasar juga mahal. Namun lumayan sudah turun ketika dibandingkan saat lebaran kemarin. Harga kebutuhan lainnya juga sudah mulai turun, sehingga tidak terlalu memberatkan.

“Kalau cabai memang kebutuhan pokok. Sebab menu sambal kalau tidak dicampur cabai, selera makan berkurang,” bebernya. (tno)