Sempat Sembuh, Pasien PDP Kembali Demam

Kondisi pasien diduga PDP dan tenaga kesehatan yang rapid test-nya positif. (Arditono-Padang Ekspres)

Sepulang dari Padang, satu warga Kecamatan Sangir Batang Hari, Solok Selatan (Solsel) terpaksa dirawat di ruangan isolasi penanganan kasus korona (Covid-19) di RSUD Solsel. Warga diduga pasien dalam pengawasan (PDP) berdasar hasil labor, karena di perjalanan menuju Solsel mengalami demam.

Sementara, satu tenaga medis yang rapid test-nya positif, pihak RSUD Solsel menunggu hasil swab test dari tenaga medis tersebut. “Pasien diduga PDP ini adalah pasien perdana yang sedang kita tangani di ruangan isolasi
penanganan kasus Covid-19 di RSUD Solsel. Dengan riwayat perjalanan berkeliling di Kota Padang, kondisi saat ini masih
demam,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Solok Selatan, dr Roni Permana.

Pasien tersebut sudah lima hari lima malam mendapatkan perawatan khusus. Namun hingga kemarin pasien tersebut masih menunjukkan gejala demam. ”Mudah-mudahan saja dapat tertangani dengan baik, dan semoga ia cepat sembuh. Karena hasil swab-nya negatif,” kata tim penanganan Covid-19 itu.

Terkait salah seorang tenaga kesehatan yang rapid test-nya positif, dibenarkan oleh dr Spesialis Paru itu. Tenaga kesehatan tersebut hanya diisolasi di rumahnya sendiri dan langsung ditangani tim dokter.

Swab test tenaga medis itu juga sudah dikirim ke labor, dan hasilnya akan keluar Kamis (hari ini, red). Dia diisolasi karena mengikuti agenda pelatihan di Padang, beberapa hasil jelang kasus Covid-19 merebak. “Yang perlu kita jelaskan, setiap pasien yang rapid test-nya positif, belum tentu hasil swabnya juga positif korona. Positif atau negatif, tentu kita menunggu hasil,” ungkapnya.

Ia berharap, jika warga yang mengalami gejala Covid-19 segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Menurut hasil prediksi, hingga Agustus 2020 pasien positif korona bakal mencapai 350 orang di Sumbar. “Ini baru perkiraan provinsi,
namun semoga saja tidak sesuai prediksi. Untuk itu penting kesadaran memeriksa kesehatan jika ada tanda-tanda gelaja, termasuk perantau yang pulang kampung. Patuhilah aturan isolasi mandiri di rumah, dan jangan ada kebiasaan menganggap diri sehat,” jelasnya. (tno)Covid