Pembangunan Jembatan Darurat Ditarget Tuntas Tiga Hari

177
Kepala BPBD Kabupaten Solok Selatan Richi Amran. (Foto: Arditono-Padang Ekspres)

Pembangunan darurat jembatan Sungai Ambong di Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan yang putus Jumat (19/3/2020) lalu diperkirakan tuntas dalam waktu tiga hari.

“Hari ini kami telah turun bersama tim teknis ke lokasi jembatan yang rusak,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Solok Selatan Richi Amran, Sabtu (20/6/2020).

Richi menjelaskan, dari pemantauan ke lapangan itu nanti akan diambil langkah selanjutnya. “Apakah nanti akan kita buatkan bronjong atau pancang kayu. Yang jelas dalam waktu tiga hari ke depan sudah bisa dilewati kembali oleh warga,” jelasnya.

Diakuinya, BPBD Kabupaten Solok Selatan, sedikit terlambat mendapatkan informasi dari pihak nagari perihal putusnya jembatan tersebut. Penyebabnya, karena sulitnya akses informasi karena jaringan seluler di daerah itu yang belum ada.

Nanti katanya, akan disiapkan bantalan kayu jembatan. Bila memungkinkan akan dipasangi bronjong di bagian kiri dan kanan yang ada di pangkal dan ujung jembatan. “Ada sekitar 15 bronjong. Kalau kita dapat kayunya, maka pola pembangunan bukmen ujung pangkal jembatan dilakukan,” paparnya.

Disinggung soal kondisi cuaca yang sering hujan, dia berharap kondisi ini tidak menghambat penyelesaian jembatan darurat tersebut nanti.

Dia mengakui, saat ini Pemkab dan BPBD didesak ribuan warga untuk mempercepat perbaikan jembatan itu sehingga akses warga di daerah itu kembali terbuka dan perekonomian masyarakat pun bisa kembali berjalan seperti sedia kala.

Camat Sangir Batang Hari, Gurhanadi, berharap jembatan ini dapat diperbaiki segera sehingga dapat kembali dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Harapan serupa disampaikan Wali Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah, Yunidas yang meminta kepada pemerintah setempat untuk secepatnya membangun kembali jembatan tersebut. “Harapan kami tiga wali nagari di Lubuk Ulang Aling ini, pembangunan kembali jembatan ini disegerakan. Kami tidak ingin berlama-lama terisolasi,” pungkasnya. (tno)