Baru Sehari, Solsel Tambah Satu Kasus Positif Lagi

360
Plt Bupati Solsel Abdul Rahman didampingi Jubir Covid 19 Solsel Novirman. (Arditono-Padang Ekspres)

Setelah tambahan satu orang positif Covid-19 kemarin, hari ini, Rabu (24/6/2020) Kabupaten Solok Selatan kembali mencatatkan satu kasus positif Covid-19.

Pasien berinisial, FZ, 33, warga Durian Tigo Capang, Nagari Alam Pauhduo, Kecamatan Pauh Duo, sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sate. Ia diketahui baru pulang merantau dari Tanah Abang, Jakarta.

Pasien ini dinyatakan positif berdasarkan hasil Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra.

“Dua minggu lalu, FZ pernah ke Batusangkar tempat orangtuanya. Namun kita belum tau persis alamat lengkapnya di sana. Nanti ini akan kita telusuri,” ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok Selatan, Abdul Rahman kepada Padang Ekspres, Rabu (24/6/2020) sore.

Abdul Rahman, menjelaskan, dengan adanya tambahan satu kasus positif Covid 19 hari ini, maka jumlah warga Solok Selatan yang positif korona menjadi 9 orang.

Plt Bupati Solok Selatan ini, menyebutkan dari 9 yang positif, empat di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Mereka yang sembuh sudah kembali beraktifitas di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Untuk kebutuhan pokok pasien positif Covid ini, kita Pemkab Solsel akan menyalurkannya melalui Dinas Sosial. Termasuk kebutuhan warga yang tengah menjalani karantina selama 14 hari di rumah masing-masing,” tuturnya.

Karena itu dia meminta, agar masyarakat tidak berprasangka buruk kepada pemerintah, karena sebagian bantuan itu ditumpuk di gudang dinas sosial dan dan secara bertahap akan disalurkan kepada warga.

Abdul Rahman meminta masyarakat Solok Selatan mematuhi protokol kesehatan di era normal baru ini.

Sementara, Juru Bicara Penanganan kasus Covid-19 Solok Selatan, Novirman menjelaskan, FZ, bersikap kooperatif dan bersedia dikarantina ketika mengetahui dirinya terpapar Covid-19.

“Dia langsung menutup dagangan satenya. Kita akan ganti kerugian dagangannya hari ini melalui BPBD Solsel,” ujarnya.

Pasien ini katanya, akan dirawat sementara di ruangan Covid-19 RSUD Solok Selatan.

Ia menambahkan, pasien berinisial MI, 23, yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 sudah melakukan karantina mandiri di pondok ladang miliknya. “Pukul 14.00 siang tadi kita telah bertemu MI. Dia hanya ingin dikarantina di ladangnya, dan dinas sosial akan mengantarkan kebutuhan pokoknya setiap tiga hari sekali,” pungkasnya. (tno)