Dilantik Jadi Bupati, Khairunas Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Solsel

102

Pasangan Khairunas dan Yulian Efi resmi menjabat Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel) periode 2021-2024, setelah dilantik Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Auditorium Gubernuran, Senin (26/4/2021).

Khairunnas didampingi Yulian Efi usai dilantik mengatakan bahwa tugas pertama yang akan dilakukannya adalah konsolidasi internal pemkab. Kemudian, membahas visi dan misi dirinya sebagai bupati dan wakil bupati untuk direalisasikan hingga 2024.

“Yang kita lakukan tentu fokus kepada visi dan misi bupati dan wakil bupati serta program 100 hari pertama. Termasuk fokus pada konsolidasi internal pada tatanan pemerintahan,” katanya.

Fokus selanjutnya menurut Khairunas adalah menyelesaikan draft RPJMD untuk diajukan dan dibahas bersama DPRD Solsel.

Dia juga meminta pejabat dan aparatur Pemkab Solsel untuk fokus bekerja dalam menjabarkan visi dan misi dalam program dan kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Dirinya juga mengaku belum ada rencana melakukan mutasi pejabat di pemerintahan kabupaten. Hal itu juga sesuai dengan UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 yang menegaskan mutasi tidak boleh dilakukan dalam enam bulan setelah pelantikan, kecuali jika mendapat izin Mendagri.

“Semua pejabat diminta bagaimana bisa bekerja sama menjalankan visi misi bupati dan wakil bupati. Kepala dinas harus harus bisa menjabarkan dan fokus kepada visi dan misi tersebut,” sebutnya.

Khairunas juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersatu kembali pasca pilkada serentak pada Desember 2020 silam.

“Pilkada sudah usai. Saatnya sekarang kita bersatu padu dalam membangun Solok Selatan kedepan,” harapnya.

Pelantikan juga diikuti secara virtual oleh jajaran OPD, instansi vertikal, dan tamu undangan lain di aula Sarantau Sasurambi Pemkab Solsel.

Seusai pelantikan bupati dan wakil bupati, juga dilakukan pelantikan ketua TP-PKK Solok Selatan Ny Erniati Khairunas dan Wakil Ketua Ny. Bet Yulian Efi.(tno)

Previous articleTerkendala Geografis, Capaian Vaksinasi Lansia di Mentawai Rendah
Next articleTinggi Minat Investor Masuk Pasar Modal, Kontribusi IPOT Tembus 30%