Perempuan Penggerak Utama Pemberdayaan Keluarga

12
PEMBERDAYAAN: TP PKK Kabupaten Solok Selatan dibekali bimtek membangun bangsa dari keluarga.(IST)

Keluarga menjadi ujung tombak pembangunan negara dan daerah. Maka peran perempuan dalam rumah tangga dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif, serta edukatif dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

Karena itu keluarga yang kuat akan menciptakan bangsa yang kuat dan daerah yang kuat. Kuat pangannya, ekonominya, dan Sumber Daya Manusianya (SDM).

“Kalau keluarga kuat, bangsa ini akan kuat. Jangan cuek dan tidak mau maju. Sebab PKK motor penggerak utama pemberdayaan keluarga,” kata Ketua TP PKK Solok Selatan,Ny Erniati Khairunas, Rabu (25/8).

Dia berpesan agar TP PKK bersama-sama menyalurkan ilmu yang dimiliki masing-masing untuk dapat menyebarluaskan melalui bimbingan teknis (bimtek) di kecamatan dan di nagari nantinya.

Serta menjadi langkah awal bagi TP PKK dalam melakukan pembenahan administrasi secara tertib, dan tertata rapi. “Mari sama-sama mengembangkan melalui kegiatan bintek kecamatan dan nagari,” tuturnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Tim Program Kerja I TP PKK Provinsi Sumbar, Ny Daslinar mengatakan, orangtua menjadi teladan utama dalam mengembangkan karakter anak yang berkualitas. Justru itu dituntut peran PKK dalam mewujudkan tersebut secara berjenjang, dari keluarga untuk keluarga.

Baca Juga:  Turun ke Jalan, Guru Ikut Meriahkan HUT RI

“Kuncinya keteladanan, jangan hanya  membiasakan anak tanpa memberikan keteladanan. Sebagai orangtua, dan sebagai TP- PKK kita berproses menjadi teladan bagi anak. Tidak apa-apa berproses, asalkan mau belajar,” ungkapnya.

Disampaikannya, karena itu TP PKK dikatakan sebagai motor utama penggerak pemberdayaan keluarga, berperan membangun SDM bangsa mulai dari keluarga inti.

Menurutnya, bimtek dibekali bagi PKK Kabupaten Solok Selatan  bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus TP-PKK Solok Selatan dalam menjalankan berbagai kegiatan dan program pada pokja-pokja yang ada.

“Peningkatan pengetahuan bagi PKK sangat penting, sebab mereka akan menjalankan programnya sebagai keluarga inti di rumah,” bebernya. (tno)