Dekranasda Promosikan Produk Daerah di Ajang Temu Bisnis

16
BERDAYAKAN PRODUK: Bupati Agam, Andri Warman mengikuti kegiatan Business Matching yang diselenggarakan di Hotel Grand Hyatt Bali, Kawasan Wisata Nusa Dua, Jumat (25/3).(IST)

Produk kerajinan dan makanan Solok Selatan dipromosikan ke Pemerintah DKI dan pengusaha di Jakarta saat kegiatan temu bisnis. Kegiatan itu bakal membuka akses pemasaran dan permodalan, juga mempertemukan pelaku usaha dengan Ikatan Pengusaha Tanah Abang dan Koperasi Rangkiang Global Jakarta.

“Ini peluang bagi produk kerajinan dan makanaan daerah Solsel, sebab akses pemasaran sudah terbuka. Tinggal bagaimana menyediakan produk-produk yang berdaya saing dan diterima di pasaran nasional dan internasional,” kata Ketua Dekranasda Solok Selatan, Erniati Khairunas, Minggu (27/3).

Ia menjelaskan, temu bisnis tersebut diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, di Hotel Balairung Jakarta.  Agenda tersebut diikuti seluruh organisasi Dekranasda se-Sumbar yang di pimpin oleh Wakil Ketua Dekranasda Sumbar, Ny Fitri Amalia Audy Kamis lalu.

“Kegiatan ini memanfaatkan momen Inacraft di Jakarta Convention Centre guna mempromosika UKM industri dan kerajinan daerah,” paparnya.

Keuntungan yang akan didapatkan daerah berupa menyatukan komitmen kerja sama dengan pihak Pemerintah DKI dan pengusaha di Jakarta, baik itu pengusaha kerajinan maupun makanan.

Baca Juga:  Door To Door Dapatkan Data Keluarga Valid

Khusus produk UMKM Solok Selatan, sebut Ketua Dekranasda Ny.Erniati Khairunas didampingi Ny.Bet Yulian Efi, bahwa Solok Selatan memiliki potensi kerajinan dan juga produk-produk lainnya yang sangat bervariasi dan juga menarik.

Melalui temu bisnis itu, ia berharap MoU dengan pihak pengusaha atau pengrajin dan juga Pemerintah DKI Jakarta segera terjalin. “Ke depan akan lebih mudah bergerak dalam usaha mempromosikan untuk meningkatkan nilai jual produk dan daya saing kita di pasar nasional hingga internasional,” tuturnya.

Intinya bersama-sama menyusun langkah strategi bagaimana caranya agar nilai jual dan daya saing produk-produk di Sumbar, khususnya di Solok Selatan lebih meningkat di dua level berbeda.

Baik dilevel menengah ke bawah maupun level menengah ke atas. Jadi UMKM yang ada dibawah binaan Dekranasda Solsel akan terus diberikan pembinaan dan legalitas usahanya.
“Tujuannya agar pelaku UMKM dapat memiliki kepastian hukum dan sarana pemberdayaan untuk mengembangkan usaha mereka ke depan,” terangnya. (tno/adv)