Tak Boleh Berpolitik Praktis, Walnag Dilarang Ikut Sosialisasi Paslon

42

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan Jasman Rizal menegaskan bahwa wali nagari dilarang ikut serta dalam kegiatan dukung mendukung dan berpolitik praktis dalam pilkada serentak Desember mendatang.

“Wali nagari (walnag) dilarang keras ikut serta berpolitik praktis dalam pilkada ini. Termasuk menghadiri sosialisasi pasangan calon (paslon),” tegas Jasman saat temu ramah dengan camat dan wali nagari se-Solok Selatan di Aula Kantor Bupati, Selasa (29/9/2020). Ramah tamah juga dihadiri Plh. Sekda Fidel Efendi, Kadis Sosial dan PMD/N Zulkarnaini, Kabag Pemerintahan Umum Riry Thyson, serta Kabag Humas & Protokol Firdaus Firman.

Menurut Jasman, ketiga paslon yang maju adalah putra-putra terbaik yang dimiliki Solsel, yang saat ini sedang berkampanye di tengah-tengah masyarakat tentang visi dan misi mereka.

Ia meminta agar semua wali nagari patuh terhadap aturan dan menjalankan semua sesuai prosedur yang ada, dan dapat menjadi pemersatu di tengah-tengah masyarakatnya.

“Kita tidak ingin masyarakat terkotak-kotak akibat wali nagarinya menunjukkan keberpihakan kepada salah satu paslon. Netral saja, sesuai aturan yang ada,” terangnya.

Baca Juga:  Solsel Butuh SDM Andal Kelola Pariwisata

Dalam kesempatan tersebut, Jasman juga meminta kepada seluruh camat dan wali nagari untuk berperan serta aktif dalam menciptakan pilkada yang damai di tengah-tengah masyarakat.(rel)