Keren!! Pemko Solok Fasilitasi Pecandu Narkotika Direhab

18
Ilustrasi.(NET)

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Solok fasilitasi warga Kota Solok yang ingin lepas dari kecanduan narkoba untuk direhab di Loka Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Batam.

“Tiap tahunnya kita selalu menganggarkan biaya untuk memfasilitasi rehab pecandu bagi warga Kota Solok untuk diberikan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial di Loka Rehabilitasi milik BNN,” ujar Kepala Kesbangpol Kota Solok, Hendrizal, Senin (13/6) .

Dijelaskannya, fasilitas rehab terhadap pecandu tersebut dilaksanakan oleh Kantor Kesbangpol Kota Solok atas dasar tindak lanjut dari laporan keluarga pecandu sendiri, dan pecandu sendiri juga bersedia untuk direhab di Loka Rehabilitasi BNN Batam.

Lebih lanjut dikatakan, adanya kegiatan fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Kesbangpol Kota Solok dalam rangka upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkoba yang ada di Kota Solok.

Meskipun demikian, berhubung anggaran Pemerintah Kota Solok yang terbatas, tapi demi memerangi dan melawan pengaruh Narkoba, dari pihak Kantor Kesbangpol Kota Solok berupaya untuk memfasilitasi rehab untuk para pecandu yang ingin terlepas dari jeratan narkoba.

Baca Juga:  Rumah dan Warung Ludes Terbakar di Lubuksikarah

“Selama tahun 2022 ini, Kesbangpol telah mengirimkan dua orang pecandu untuk direhabilitasi di Loka Rehabilitasi BNN Batam,” tukasnya.

Sebelumnya, Wawako Solok, Ramadhani Kirana Putra, juga menyampaikan kekhawatirannya akan keselamatan generasi muda khususnya di Kota Solok atas ancaman penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya.

Dijelaskannya, Kota Solok memiliki tingkat kerawanan, untuk tempat perlintasan narkoba dikarenakan berada diperlintasan jalur utama sumatera, hal itu menjadi kekhawatiran pemerintah dan masyarakat setempat akan generasi muda nantinya.

Ia juga menyampaikan, selama ini aparat hukum telah berupaya aktif dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. Namun, tentunya, bahwa hal itu tidak cukup diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Peran serta masyarakat, dan peningkatan pemahaman masyarakat menjadi hal mendasar yang perlu menjadi perhatian pemerintah, maka itu, kita dari pemerintah juga membikin program-program terkait penanggulangan narkotika,” pungkasnya. (frk)