Pemko Solok Optimalkan Vaksinasi Pelajar

4
GEBYAR VAKSIN REMAJA: Wawako Solok Ramadhani Kirana meninjau Gebyar Vaksin Remaja, di salah satu sekolah.(IST)

Pemerintah Kota Solok berkomitmen memaksimalkan Gebyar Vaksin Remaja, untuk mencapai seluruh sasaran vaksinasi.

Hal itu ditegaskan Wawako Solok Ramadhani Kirana Putra saat mengikuti secara virtual launching Gebyar Vaksin Remaja serentak bagi siswa/siswi SMA, SMK, SLB se Sumbar, yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sumatera Barat, Audy Joinaldi, Selasa (14/9).

“Usia remaja, baik di Kota Solok maupun daerah lainnya, menjadi salah satu sasaran vaksinasi yang saat ini persentasenya cukup rendah,” ujarnya.

Atas hal itu, Ramadhani menyebut, melalui gebyar vaksin remaja ini, diharapkan mampu mencapai seluruh sasaran vaksinasi usia remaja, sehingga persentase vaksinasi di Kota Solok secepatnya visa mencapai target, apalagi, secara demografi, populasi usia remaja sangat tinggi di Kota Solok.

Selain itu, vaksin terhadap usia sekolah juga berdampak pada lancarnya proses belajar mengajar tatap muka di sekolah. Meskipun sudah vaksin, Wawako mengingatkan agar seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.

“Semoga, dengan langkah-langkah ini pandemi Covid-19 akan cepat berkahir dan kembali ke kehidupan seperti seperti biasa,” tutupnya.

Baca Juga:  Bumil Rentan Tertular Virus Covid-19, Vaksinasi Ibu Hamil Dimulai

Sebelumnya, Wagub Sumbar Audy Joinaldi mengatakan, gebyar vaksinasi Covid-19 bagi remaja ini digagas agar membentuk imunitas tubuh, khususnya di usia remaja sehingga pandemi Covid-19 cepat berakhir dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tercatat, jumlah siswa SMA, SMK dan SLB di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 250 ribu orang, namun capaian vaksin remaja baru 4,5 persen untuk vaksin tahap pertama dan 2 persen untuk vaksin tahap kedua.

Tak hanya itu, Gebyar Vaksin Remaja dilakukan agar pembelajaran tatap muka cepat bisa dilakukan sesuai dengan peraturan di kabupaten dan kota masing-masing.

Ia juga menegaskan, jumlah dosis vaksin yang ada di Sumbar saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi, karena itu pemerintah kabupaten dan kota tidak perlu ragu dan bisa melaksanakan vaksinasi sebanyak mungkin.

“Saya harap seluruh siswa yang akan divaksin, diizinkan oleh orang tuanya ikut vaksin. Bagi orangtua siswa yang ingin divaksin juga bisa langsung ikut divaksin,” pungkasnya. (frk)