Pemko dan Pemkab Solok Saling Hibahkan Aset, Cek Apa Saja Asetnya di Sini!

17
SEPAKAT: Wako Solok Zul Elfian Umar dan Bupati Solok, Epyardi Asda saat menandatangani berita acara pemindahtanganan BMD, Jumat (22/7) di Jakarta.(IST)

Pemerintah Kota (Pemko) Solok dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok sepakat saling menghibahkan aset di wilayahnya masing-masing. Hal tersebut terjadi dalam rapat koordinasi yang melibatkan kedua pemerintah daerah, yang di fasilitasi KPK RI, Jumat (22/7), di Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta.

Hadir langsung kedua kepala daerah yakni Wali Kota Solok Zul Elfian Umar dan Bupati Solok Epiyardi Asda, yang masing-masing didampingi pimpinan DPRD di antaranya Ketua DPRD Kota Solok Nurnisma dan Wakil Ketua Efriyon Coneng. Sedangkan dari Kabupaten Solok hadir Ketua DPRD Dodi Hendra dan Wakil Ketua Ivoni Munir.

Wako Solok Zul Elfian Umar mengatakan, dengan adanya kesepakatan tersebut, baik Kota dan Kabupaten Solok ke depannya bisa memanfaatkan aset itu, agar pelayanan bisa semakin efektif.

“Terima kasih kepada KPK RI yang telah memfasilitasi terlaksananya rapat koordinasi ini yang sekaligus dilakukannya penandatangan berita acara pemindah tanganan aset/BMD,” ujarnya.

Adapun yang disepakati dalam rapat koordinasi adalah pemindahtanganan aset Kabupaten Solok yang berada di Kota solok antara lain, eks Dinas PU Kabupaten Solok (sekarang kantor DPD Golkar Kabupaten Solok), eks cabang Dinas Perikanan Kabupaten Solok.

Kemudian, eks Dinas Pertanian Kabupaten Solok (kantor dan rumah dinas), eks Cabang Dinas Perkebunan Kabupaten Solok (kantor dan rumah dinas), dan, eks Cabang Dinas Perindustrian Kabupaten Solok (kantor dan rumah dinas).

Baca Juga:  Pemko Solok Himbau Awasi Izin Pendirian Bangunan

Hibah atas tanah dan bangunan milik pemerintah Kabupaten Solok tersebut, nantinya akan dipergunakan untuk perluasan ruang terbuka hijau (RTH), pengoptimalan kawasan pusat kota serta perluasan dan peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas Tanah Garam.

Sebelumnya, Plt. Direktur Korsup Wilayah 1 Edi Sulianto, dalam kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa masalah aset dan barang milik daerah hasil dari pemekaran wilayah memang selalu meninggalkan persoalan dalam hal ini adanya aset suatu daerah yang berada di daerah lain.

“Kita mengharapkan dengan dilakukannya pemindah tangan aset ini akan berkontribusi dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat baik di Kota maupun di Kabupaten Solok,” ungkapnya.

Menurutnya, sejalan dengan perkembangan kota dan Pemerintahan Kota Solok yang membutuhkan ketersediaan tanah baik untuk pembangunan perkantoran maupun untuk sarana publik lainnya, Pemko Solok mengajukan permintaan kepada Pemkab Solok agar tanah dan bangunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan Pemko Solok.

Setelah melalui pembahasan sejak 2010, pada Juni 2022 kedua pihak telah bersepakat untuk melakukan pemindahtanganan Barang Milik Daerah (BMD) dengan cara saling menghibahkan BMD antara Pemkab Solok dan Pemkot Solok.

“Selanjutnya, kedua pemda melakukan langkah-langkah penyelesaian saling hibah sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 dengan membentuk tim hibah BMD,” tukasnya. (frk)