Koalisi Golkar-PKS Tanahdatar Usung Darmatani

180
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma-Sultani, didampingi Ketua DPD PKS Tanahdatar Saidani, Sekretaris DPD PKS Tanahdatar Ade Raunas dan Anggota DPRD Sumbar Budiman Dt Malano Garang di Padang. (IST)

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menetapkan Zuldafri Darma dan Sultani sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanahdatar periode 2020-2025. PKS menjalin koalisi dengan Partai Golkar.

Hal itu diungkapkan Ketua PKS Tanahdatar Saidani seusai penyerahan SK calon bupati dan wakil bupati dari PKS dari Ketua Tim Pemenangan Bapillu Pusat (TPPBP) PKS, Chairul Anwar. Kepastian berkoalisi dengan Partai Golakr ini, menepis informasi yang berkembang di masyarakat bahwa kedua parpol ini tidak jadi berkoalisi.

Koalisi juga dilakukan menyusul adanya kecocokan pasangan calon, dan pertimbangan daerah Tanahdatar. PKS juga sudah melakukan survei terhadap calon-calon yang ada. Semua pasangan calon memiliki peluang untuk bisa terpilih nantinya. “Dan sesuai arahan pimpinan DPP, kita tentu mencalonkan calon yang berpotensi tinggi untuk menang apalagi Zuldafri Darma sekarang adalah Wakil Bupati Tanahdatar (incumbent),” katanya.

Dengan pengalaman yang dia miliki selama ini baik kapasitas beliau sebagai wakil bupati Tanahdatar dan sebelumnya juga sebagai Ketua DPRD Tanahdatar, makanya elektabilitasnya tidak perlu lagi diragukan lagi. “Karena itulah sebelum SK DPP keluar, kita telah mengusung beliau dengan singkatan Darmatani (Zuldafri Darma) dan Sultani karena PKS ingin memberikan konstribusi bagi kemaslahatan masyarakat Tanahdatar. Selain itu, kita melihat pasangan ini berpotensi besar untuk memenangkan pilkada,” jelas dia.

Sebagai putra daerah yang tinggal dan beraktivitas di Tanahdatar, menurut dia, tentu menjadi modal utama untuk menjadikan Tanahdatar lebih baik. Di mana, nantinya program unggulan Darmatani akan fokus pada bidang pembinaan akhlak, pemberdayaan masyarakat, pembangunan pertanian dan pengembangan potensi wisata nagari.

Dirinya juga memastikan bahwa seluruh kader PKS bersama lima wakilnya di DPRD Tanahdatar, solid untuk memenangkan pasangan ini. Dirinya juga optimistis harapan yang sama juga akan dilakukan oleh kader Partai Golkar yang sudah berpengalaman dan teruji dalam setiap Pilkada Tanahdatar.

Koalisi Partai PKS dan Golkar ini diyakini banyak pihak, sebagai koalisi serasi karena kedua calon secara personal saling melengkapi. Zuldafri Darma sebagai senior yang sudah malang melintang dalam dunia pemerintahan (legislatif dan eksekutif). Sedangkan sosok Sultani sebagai pribadi berpengalaman dalam dunia pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat nagari.

Sultani juga dikenal sebagai politisi PKS yang dekat dengan tokoh-tokoh senior PKS yang saat ini berada di pemerintahan, seperti Irwan Prayitno, Mahyeldi, Riza Falepi, serta pernah jadi anggota DPRD Sumbar tiga priode 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2015.

Di samping itu, alumni Fakultas Peternakan Padang tamat tahun 1995 dan Program Studi Pembangunan Wilayah dan Pedesaan (PWD) Unand Padang tamat tahun 1999 dengan beasiswa dari Dirjen Dikti Kementerian Nasional ini, juga sering diundang sebagai narasumber/pemateri dalam lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan staf tenaga ahli program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa (P3MD) Sumbar.

Lalu, anggota dan pembina Perkumpulan Lembaga Riset Bangun Nagari, Sumbar tahun 2010-sekarang. Lembaga ini berkiprah mendidik generasi muda lebih berdaya dan berdaya saing tinggi, termasuk pendiri dan sekretaris umum Yayasan Minangkabau Bussines School and Entreprenure Centre (MBS-EC) tahun 2016-sekarang. (mal)