Batipuh Selatan Dilanda Longsor, 5 Rumah dan Mushala Tertimbun

19
Ilustrasi longsor. (Foto: IST)

Sebanyak lima unit rumah dan satu mushala di Kandang Itik, Jorong Kubugadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanahdatar, ditimpa longsor akibat hujan deras di daerah tersebut.

Longsor juga menutup jalan provinsi yang menghubungkan Sumpur dengan Nagari Malalo atau nagari sekitar Danau Singkarak tersebut.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Padang Ekspres, musibah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 21.00.

Warga sudah berdatangan lokasi musibah banjir bandang tersebut, namun belum bisa memberikan bantuan maksimal karena diperlukan alat berat untuk membersihkan material lumpur. Akibatnya, akses jalan provinsi itu belum bisa dibuka kembali dan lampu juga mati

Camat Batipuh Selatan Heru Rahman yang dihubungi melalui telponnya membenarkan kejadian tersebut.

Data sementara, terdapat lima unit rumah ditimpa longsor masing masing milik Nofriadi, 50, M Nur atau Mak Inua, 65, Syafril, 65, Ermawati, 54, Zumi, 50. Lalu, Mushala Al Kausar dan tanaman masyarakat. Sekitar 14 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke tempat aman.

“Saat ini hujan mulai reda, dan kita juga sudah menghubungi pihak BPBD Tanahdatar untuk bisa menurunkan alat beratnya. Aparat Polri, TNI dan anggota BPBD juga sudah di lokasi longsor itu yang tidak jauh dari Kantor Polsek Kecamatan Batipuh Selatan,” katanya.

Menurut Heru, akses jalan belum bisa dibuka akibat banyaknya material lumpur menimbun badan jalan.

“Kita membutuhkan alat berat untuk membersihkan material di rumah warga yang tertimbun lumpur, termasuk akses jalan provinsi yang menghubungkan Nagari Sumpur ke Malalo dan nagari lain di selingkar Danau Singkarak, Kabupaten Solok. (mal)