Pemkab Tanahdatar Ajukan Bantuan 12.439 Unit RTLH ke Kementerian PUPR

8
USULAN: Bupati Tanahdatar Eka Putra saat bersilaturahmi dengan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III Kementerian PUPR di Kota Pekanbaru, Riau.(IST)

Saat ini jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Tanahdatar mencapai 12.439 unit. Untuk itu, pemkab membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat dalam membedah rumah warga ini.

Hal ini disampaikan Bupati Tanahdatar Eka Putra, didampingi Plh Sekkab Edisusanto, Kepala Dinas Perkim LH Dessy Trikorina dan Kabag Humas dan Protokol Yusrizal ke Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, Kementerian PUPR di Kota Pekanbaru Riau, Jumat (2/7).

Silaturahmi sekaligus koordinasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk peningkatan kualitas RTLH di Kabupaten Tanahdatar tahun 2021 dan 2022.
Dikatakan Eka Putra saat pertemuan tersebut, tahun 2021 ini alokasi program BSPS tahap pertama untuk Kabupaten Tanahdatar sebanyak 25 unit, berdasarkan informasi kepala balai masih ada tambahan alokasi tahun 2021 untuk Provinsi Sumatera Barat.

”Pada kesempatan ini kami dari Pemerintah Kabupaten Tanahdatar juga mengusulkan penambahan alokasi program BSPS tahun 2021,” ucapnya.


Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III Zubaidi, menyambut baik kunjungan silaturahmi Bupati Tanahdatar bersama jajaran tersebut dan mendukung usulan Tanahdatar. Dikatakan Zubaidi, program pada Kementerian PUPR terdiri dari program BSPS, Pembangunan Rumah Susun, Pembangunan Rumah Khusus dan Bantuan PSU untuk perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga:  4 Km Jalan Tani Butuh Pengaspalan, Telah Dibuka Melalui TMMD 2020

Untuk Program BSPS tahun 2021 direncanakan peletakan batu pertama program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni akan dilakukan oleh Bupati Tanahdatar. Pada pertemuan tersebut juga diserahkan proposal untuk peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni tahun 2022 melalui program BSPS dan melalui dana Tugas Pembantuan (TP). (stg)