Dokumen Perencanaan Mesti Jawab Kebutuhan Masyarakat

7
EDUKASI: Bimtek penyusunan indikator kinerja dipimpin Plh Sekkab Tanahdatar Edi Susanto.(IST)

Sasaran dan tujuan strategis yang ada pada dokumen perencanaan pemerintah daerah maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum sepenuhnya menjawab isu strategis yang dihadapi untuk kepentingan masyarakat. Termasuk salah satu hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2020.

Plh Sekkab Tanahdatar Edi Susanto menyampaikan isu strategis yang dihadapi juga belum dilengkapi dengan indikator kinerja yang smart. Sehingga program dan kegiatan yang ditetapkan belum maksimal menjawab permasalahan pada masyarakat.

”Rekomendasi dari Kemenpan RB lainnya adalah belum terlihatnya hubungan lintas fungsi antar OPD untuk mendukung kinerja utama kepala daerah secara menyeluruh. Karena itu perlu keterlibatan aktif kepada OPD dalam pengambilan keputusan strategis,” kata Edi.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Parpora) Tanahdatar itu juga menyebutkan, dari hasil Evaluasi SAKIP yang diberikan Kemenpan RB menjadi gambaran bagaimana kemampuan OPD dan Kepala OPD dalam turut mendukung kerja pencapaian visi, misi serta tujuan kepala daerah.


”Makanya diadakan bimbingan teknis (bimtek) untuk mempertajam kemampuan kita dan melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang semakin baik selaku perpanjangan tangan kepala daerah untuk pencapaian visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD Tanah Datar Tahun 2021-2026,” tutur Edi Susanto.

Baca Juga:  4 Km Jalan Tani Butuh Pengaspalan, Telah Dibuka Melalui TMMD 2020

Bimtek yang telah dilaksanakan pekan kemarin itu sebutnya, digelar guna meningkatkan kualitas perencanaan sebagai bagian penyelenggaraan SAKIP. Saat pelaksanaan bimtek, Ketua Pelaksana Adriyanti Rustam yang juga menjabat Kabag Organisasi Setda dalam laporannya menyampaikan, bBimtek dilaksanakan dihadiri langsung dan juga virtual.

”Peserta yang hadir staf ahli, asisten, kepala OPD, ketua forum camat dan tim penyusun RPJMD Tanahdatar. Sedangkan camat se-Tanahdatar dan Tim SAKIP perangkat daerah melalui virtual,” terangnya.

Disebutkan Adriyanti, bimtek yang menghadirkan narasumber secara virtual Ronald Andrea Annas, menjabat Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan I Kemenpan RB.

“Bimtek ini juga sebagai bentuk kita menindaklanjuti rekomendasi dari Kemenpan RB atas evaluasi SAKIP tahun 2020 lalu. Salah satunya adalah sasaran dan tujuan strategis yang ada pada dokumen perencanaan pemerintah daerah maupun OPD belum sepenuhnya menjawab isu strategis yang dihadapi,” kata Adriyanti. (stg)