16 Guru di Tanahdatar Positif Covid-19

47
ilustrasi. (net)

Sebanyak 32 orang terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (14/1). 16 orang di antaranya tenaga pendidik dari berbagai satuan pendidikan. Selain kontak erat, guru yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan hasil skrining terhadap guru yang dilakukan pada Senin dan Selasa lalu.

“Ada 16 orang guru itu tingkatan SMA dan SMP yang swabnya pada Senin dan Selasa. Selasa itu baru sebagian atau masih ada yang belum keluar,” kata Kabid P2P Dinkes Tanahdatar Roza Mardiah, kepada wartawan, kemarin.

Adapun, wilayah penyebaran kasus di beberapa kecamatan seperti Kecamatan X Koto, Kecamatan Lintau Buo Utara, Batipuh, Sungai Tarab, Rambatan, Lima Kaum, Pariangan, Tanjung Emas dan Padang Gantiang. “Selain guru, ada juga pelajar, ASN dan ibu rumah tangga,” tambahnya.

Selain penambahan kasus, sebanyak 3 orang sembuh, pasien meninggal juga bertambah 1 orang. Pasien meninggal di RSUD Padangpanjang pada Kamis (14/1). “Data meninggal dunia, perempuan, umur 60 seorang IRt warga Kubu Nan Ampek Nagari Batipuah Baruah, Batipuh,” tuturnya.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Roza mengimbau masyarakat yang kontak dengan pasien terkonfirmasi untuk bisa melapor ke puskesmas terdekat. Tidak terkecuali bagi guru yang masih kontak dengan pasien sesudah pengambilan sampel swab.

Baca Juga:  Ekonomi Nagari Andaleh Baruh Bukik Menggeliat

“Untuk guru, yang sudah swab dan masih bertemu dengan pasien yang akhirnya dinyatakan positif. Diharapkan untuk kembali mengulang swab tes guna memastikan tidak terpapar,” sambungnya.

Dengan bertambahnya kasus, maka akumulasi orang yang terkonfirmasi di Tanahdatar sampai saat ini sebanyak 933 orang, dimana 751 sudah sembuh dengan hasil negatif. Sedangkan orang meninggal dunia menjadi 32 orang.(stg)