Tengah Menunggu, Pengedar Sabu Diringkus Berkat Laporan Warga

7
ilustrasi penangkapan pengedar sabu.(NET)

Pemberantasan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Tanahdatar terus digencarkan.

Alhasil petugas dari Satres Narkoba Polres Tanahdatar kembali meringkus seorang pelaku penyalahgunaan narkoba, Senin (18/4) sekitar pukul 15.00 di simpang Guguok Cino, Jorong Padangdatar, Nagari Tanjungbarulak, Kecamatan Tanjungemas.

Kasubbag Humas Polres Tanahdatar AKP Desfiarta mengatakan pelaku berinisial AP, 27, warga Jorong Patai, Nagari Padangmagek, Kecamatan Rambatan itu, diamankan berkat adanya laporam dari warga yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh petugas.

Bersamaan dengan diamankannya AP, petugas juga menemukan barang bukti (BB) berupa satu paket sedang narkotika jenis sabu terbungkus plastik klip warna bening dan juga satu unit HP Android.

”Petugas berhasil mengamankan terduga pelaku Senin, tanpa perlawanan,” ujar AKP Desfiarta, Selasa (19/4).

Keberhasilan penangkapan terhadap pelaku pengedar barang haram ini sebutnya, tidak terlepas dari andil informasi yang disampaikan warga kepada petugas Satuan Resnarkoba Polres Tanahdatar.

“Penyelidikan yang diawali dari Kecamatan Rambatan berkembang ke Kecamatan Tanjungemas, tepatnya di simpang Guguakcino petugas yang telah mengetahui ciri- ciri pelaku melihat seorang laki-laki sedang duduk di atas sepeda motor sepertinya menunggu seseorang,” ujarnya.

Mengetahui keberadaan terduga pelaku, selanjutnya tim mengamankan terduga pelaku serta  melakukan penggeledahan badan dan tempat di sekitar terduga pelaku.

“Hasilnya, tim menemukan satu paket sedang narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam kantong plastik bening ada pada pelaku,” terangnya.

Terduga pelaku diamankan setelah diperiksa dengan disaksikan oleh warga sekitar yang berada di lokasi saat kejadian.

“Selanjutnya terduga pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Tanahdatar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya. Terduga pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2), jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (stg)