Zuldafri Darma Plt Bupati Tanahdatar

39
Zuldafri Darma. (net)

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melalui surat Nomor 120/404/Pem-2020 tertanggal 21 September 2020 menugaskan Wakil Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tanahdatar. Surat Gubernur Sumbar diterbitkan setelah wafatnya Bupati Irdinansyah Tarmizi 19 September.

“Berdasar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, diatur ketentuan pada pasal 78 ayat (1) huruf a bahwa Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah berhenti karena meninggal dunia, maka diatur dalam pasal 79 bahwa harus diumumkan pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh Pimpinan DPRD kepada Menteri melalui Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat untuk Bupati dan/atau Wakil Bupati untuk mendapatkan penetapan pemberhentian,” ungkap Kepala Bagian Humas dan Protokol Setkab Tanahdatar Yusrizal di ruang kerjanya, Selasa (22/9).

Berdasar itulah, tambah Yusrizal, Gubernur Sumbar bergerak cepat mengeluarkan surat penunjukkan Wabup Zuldafri Darma sebagai Pelaksana Tugas. Ini demi keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Wabup akan menjadi Plt Bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sampai ditetapkannya Bupati Tanahdatar defenitif. Dan dalam bekerja sebagai Plt nantinya, tentu juga ada pedoman dan aturan perundang-undangan yang mengatur tentang itu lebih lanjut,” tukasnya.

Sementara itu, Minggu (20/9) saat melepas jenazah almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi, Wakil Gubernur Nasrul Abit menyampaikan hal yang sama. “Atas terja dinya peristiwa ini, wabup otomatis akan menjabat Bupati Tanahdatar, namun karena beliau juga mencalon menjadi Bupati pada Pilkada 9 Desember nanti, beliau juga harus cuti dari 26 September-
sampai 5 Desember 2020. Kemudian bisa menjabat sampai masa habis periode saat ini yaitu pada 17 Februari 2021 nanti. Selama masa cuti akan dijabat Pejabat Sementara (Pjs) Bupati yang ditunjuk dari pejabat Pemprov Sumbar,” jelas Nasrul Abit.

Ahli Waris Terima Santunan
Di sisi lain, PT Taspen Cabang Bukittinggi menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi, di rumah dinas Indo Jalito, Batusangkar, kemarin. Santunan diserahkan oleh Kepala Cabang PT Taspen Cabang Bukittinggi Hari Kusuma Yuda Perwira didampingi Kasi Umum dan SDM Murah Sulistiyono. Santunan berupa Tabungan Hari Tua, Jaminan Kematian, dan Pensiunan Bulanan.

Kedatangan pihak PT Taspen sendiri disambut oleh Istri almarhum Emi Irdinansyah Tarmizi beserta anak dan menantu Ade Rizki Pratama. Dalam kesempatan itu, Hari Kusuma Yuda Perwira mengatakan, jika santunan itu merupakan bentuk penghargaan negara kepada pejabat negara yang sudah mengabdikan diri untuk negara. “Jadi nanti kami via transfer melalui anak perusahaan Taspen Mandiri, jadi bukan berupa uang tunai,” ujar Hari Kusuma Yuda Perwira seraya menolak membeberkan berapa besaran santunan yang diserahkan.
Ia berharap santunan tersebut dapat bermanfaat bagi ahli waris yang ditinggalkan oleh almarhum.

Gubernur Melayat
Di lain pihak, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga ikut melayat ke rumah duka pada Senin (21/9) malam. Kedatangan Gubernur disambut istri Emi Irdinansyah didampingi kedua putri dan dua menantunya serta turut menyambut Plt. Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma, Sekkab Irwandi dan beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga:  Irjen Kemenag Minta ASN Jaga Persatuan

Gubernur Irwan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bupati Irdinansyah Tarmizi. “Atas nama Pemprov Sumbar, saya menyampaikan duka cita mendalam dengan kepergian almarhum Irdinansyah Tarmizi. Saya mohon maaf tidak bisa menghadiri langsung saat melepas almarhum secara kedinasan karena saat bersamaan sedang berada di luar daerah,” ucapnya.

Irwan mengatakan, Tanahdatar dan Sumbar kehilangan tokoh yang layak dijadikan panutan dan contoh bagi yang lainnya. “Almarhum merupakan tokoh dan politisi yang baik dan santun, yang tidak pernah berucap kasar kepada orang lain. Walaupun berbeda pendapat dengan orang lain, tidak pernah disampaikan secara keras, pilihan kata-katanya santun tetapi tujuan yang dimaksud tersampaikan, yang menerima juga enak, jarang-jarang figur seperti beliau. Insya Allah saya akan tulis tentang ketauladanan beliau agar jadi contoh bagi yang lain,” jelas Irwan tentang pengalamannya berkomunikasi terutama saat almarhum berkiprah di DPRD Sumbar.

Irwan juga puji program dan inovasi salah satunya Program Tahfiz Tanahdatar yang gigih diperjuangkan almarhum. “Saya beberapa kali diundang ke Tanahdatar untuk hadiri wisuda tahfiz serta meresmikan rumah tahfiz. Ini jadi ladang amal bagi beliau sebagai amal jariyah. Betapa banyak hafiz lahir karena motivasi beliau. Selain itu doa istri dan anak soleh akan semakin meningkatkan derajat beliau, InsyaAllah masuk sorga, beliau orang baik,” ucap Irwan lagi.

Senada dengan itu Plt Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma mengatakan, Tanahdatar berduka, berkabung dan bersedih. “Kami kehilangan bapak, orang tua, guru, pemimpin yang sangat kita hormati, Bupati Tanahdatar. Beliau adalah orang yang sangat baik dan disenangi, seorang ulama dan politisi ulung yang rekam jejaknya dapat kita teladani, dan telah banyak mencontohkan kepada kita, bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Semoga Allah SWT mengampuni dosa beliau dan menerima segala bakti beliau sebagai amal ibadah,” ujar Zuldafri Darma.

Ade Rizki Pratama mewakili keluarga di kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kedatangan Gubernur Sumbar. “Kedatangan Bapak Gubernur, akan menjadi semangat bagi keluarga besar yang baru saja ditinggal sosok ayah yang baik. Mudah-mudahan dari waktu ke waktu kami bisa semakin ikhlas, semakin sabar dengan ketetapan Allah SWT dan kami bisa menjalankan apa-apa yang baik yang beliau tinggalkan,” tutur Ade yang juga Anggota DPR RI ini.

Ade juga memintakan maaf kepada seluruh masyarakat terhadap kesalahan dan kekhilafan almarhum. “Beliau hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan, untuk itu mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya untuk beliau,” harapnya.
Ade berdoa sepeninggal almarhum, Tanahdatar ke depannya semakin baik dan maju.

“Dalam sakitnya, ayah terus memikirkan Tanahdatar agar bisa lebih baik dari waktu ke waktu. Semangat beliau sangat luar biasa selain itu beliau tidak mengeluh, walaupun kami tahu ada rasa sakit yang beliau tahan. Mudah-mudahan beliau ditempatkan di sisi-Nya di tempat yang terbaik,” ucapnya. (stg)