9 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Tanahdatar

17
Kepala Dinas Kesehatan Tanahdatar Yesrita Zedrianis.(IST)

Tanahdatar masuk dalam peringkat lima terbanyak di Sumbar dengan  ditemukannya kasus positif HIV/AIDS sejak Januari hingga September tahun ini. Hal itu seiring ada 9 kasus positif HIV/AIDS di Tanahdatar dalam kurun waktu sembilan bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Tanahdatar Yesrita Zedrianis menyampaikan, sesuai data dari Dinkes Provinsi Sumbar, Tanahdatar untuk capaian testing menjadi terbaik 3 dan menjadi terbaik 2 untuk pelaporan.

“Data periode Januari sampai September 2021, terjadi temuan 9 kasus baru di Tanahdatar, jumlah ini menjadi peringkat 5 terbanyak di Sumbar,” katanya kemarin.

Yesrita menambahkan, dalam temuan kasus yang terjadi di Tanahdatar,  kalau dilihat sesuai program, semakin banyak menjaring kasus berarti semakin bagus kinerja petugas HIV puskesmas.

“Tentunya kita tidak ingin kasus HIV/AIDS banyak di Tanahdatar, ini menjadi tugas kita bersama untuk bisa menekan dan memeranginya,” tukas Yesrita.

Sebelumnya, Wakil Bupati Tanahdatar Richi Aprian menyebutkan, saat ini Tanahdatar menempati peringkat 5 kasus HIV/AIDS di Sumatera Barat.

“Kita dihadapkan pada rusaknya moral generasi muda karena penyakit masyarakat (Pekat), seperti pergaulan bebas, LGBT dan narkoba yang menjadi salah satu sumber penyakit HIV/AIDS,” kata Richi, beberapa waktu lalu,  saat membuka training Kader HMI di Aula SKB Pagaruyung.

Baca Juga:  Bajak Gratis

Karena itu ujar Wabup Richi, Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI sebagai organisasi mahasiswa yang utamakan pengkaderan harus mampu memberi warna dalam membentengi diri dari pekat.

“Jauhilah perbuatan asusila dan hal negatif lainnya. Karena mahasisiwa harus jadi agen perubahan bagi diri sendiri maupun lingkungan,” imbaunya.  (stg)