Belum Terapkan Prokes, 5 Kafe Dirazia

12
Petugas mendata pemilik kafe yang dirazia oleh Tim Gakkum Perda AKB di Batusangkar. (IST)

Antisipasi penyebaran Covid-19 di lokasi usaha, Tim Gakkum Perda AKB Kabupaten Tanahdatar merazia 5 cafe yang berlokasi di kecamatan Limakaum, Selasa (24/5) malam. Rata-rata kafe yang didatangi adalah yang pengunjungnya terkesan membeludak.

Hasil dari penertiban, didapati kelima kafe tersebut belum sepenuhnya menerapkan aturan yang ada dalam perda Pemprov Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB, seperti belum adanya spanduk imbauan pengunjung wajib masker ataupun masih dijumpai pelanggan yang masih berkerumun.

“Sesuai aturan Perda AKB, kelalaian pemilik usaha dalam menerapkan prokes di area usahanya akan menimbulkan aspek hukum bagi pelaku usaha, sanksinya seperti denda 500 ribu atau pembatasan usaha,” ujar Elfiardi, Kasi Penegakan Perda Satpol PP Tanahdatar, Rabu (26/5).

Karena para pemilik usaha yang didatangi kooperatif dengan saran anggota tim sebut Elfiardi, maka pemilik kafe diberi tenggat waktu untuk memperbaiki kelalaiannya dalam mematuhi Perda 6 Tahun 2020. “Namun apabila belum ada perubahan maka akan diterapkan sanksi yang ada dalam perda,” tegasnya.

Sementara itu, Yusnen, Kasatpol PP Damkar Tanahdatar berpesan agar semua pihak selalu berupaya menegakkan prokes, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanahdatar.

Baca Juga:  Revitalisasi Lapangan Cindua Mato Disorot 

Sementara itu, hingga Rabu (26/5), sembilan orang dilaporkan terkonfirmasi Positif Covid-19. Sedangkan 16 lainnya dilaporkan sembuh. Dengan bertambahnya angka tersebut, hingga Rabu sudah tercatat

sebanyak 1.939 orang yang terpapar Covid di Tanahdatar. Dari jumlah itu, 1.633 sudah sembuh dengan hasil negatif, sedangkan meninggal dunia 62 orang. Sisanya, 3 orang dirawat di RS Unand Padang, 4 orang dirawat di RSOMH Bukittinggi, 1 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 3 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padangpanjang.

3 orang dirawat di RSUD Padangpanjang, 10 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi, 1 orang dirawat RSUD Adnan WD Payakumbuh, 4 orang dirawat RSI Ibnu Sina Payakumbuh, 3 orang dirawat RSUD Padangpariaman, 3 orang dirawat RSUD Bukittinggi, 1 orang dirawat RS Yos Sudarso Padang, 1 orang dirawat RSI Ibnu Sina Padang dan 206 orang isolasi mandiri . Sementara Suspek 22 orang. (stg)