Tetapkan Program Prioritas, Perencanaan Pembangunan Dari Nagari

11
RENCANA PEMBANGUNAN: Wabup Tanahdatar Richi Aprian membuka Musrenbang Nagari Rao-Rao.(IST)

Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) nagari merupakan sarana bagi pemegang kepentingan ataupun masyarakat untuk turut andil dalam perencanaan di nagari sendiri.

“Sebagaimana yang telah sama-sama kita pahami, paradigma pembangunan kini telah berubah. Kalau dulu kita menganut sistem top up atau perencanaan dimulai dari kabupaten langsung. Tetapi saat ini dengan sistem bottom up artinya perencanaan pembangunan dimulai dari pemerintahan terendah yaitu nagari. Pola pembangunan seperti ini kita harapkan, apa yang akan dilakukan pemerintah sejalan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Wakil Bupati Richi Aprian saat membuka Musrenbang Nagari Rao-Rao Kecamatan Sungaitarab, Senin (27/9) di aula SD N 11 Sungaitarab.

Richi mengatakan, musrenbang nagari mempunyai tujuan menetapkan program prioritas nagari, baik yang akan dibiayai APB Nagari, APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN. Sehingga perlu dukungan dan kerja sama semua pihak.

“Hasil musrenbang nagari ini nanti akan diusulkan di musrenbang kecamatan. Karena itu kepada camat diharapkan berperan proaktif dalam mendukung dan bekerja sama dengan nagari. Terutama mengembangkan berbagai potensi yang ada di Nagari Rao-Rao ini,” tukas Richi.

Di kesempatan itu anggota DPRD Tanahdatar Benny Afero, menyampaikan dukungan terhadap pembangunan di Nagari Rao-Rao. “Pandemi Covid-19 turut mempengaruhi anggaran pemerintah daerah juga DPRD, sehingga dana pokir dan bantuan DPRD lainnya terjadi pemotongan anggaran, namun tentunya kita akan coba membantu nagari Rao-Rao dari sumber bantuan lain,” katanya.

Baca Juga:  Adik dan Kakak Ipar Baku Hantam, Satu Tewas Satu Kritis

Sementara itu, Wali Nagari Rao-Rao Fahmi Muhammad dalam paparannya menyampaikan pendapatan Nagari Rao-Rao tahun 2020 sebesar Rp 2,3 miliar lebih sedangkan Tahun 2021 sebesar Rp1,7 miliar lebih.

“Dapat kami sampaikan, sumber dana pendapatan Nagari Rao-Rao tahun 2021 sebesar Rp 1.759.824.250 dari ADD/ADN, APBN, retribusi pajak daerah, pendapatan lain dan Silpa tahun lalu. Sampai saat ini realisasi masih Rp 838.734.120,” terangnya.

Dalam kesempatan baik ini, tambah Fahmi Muhammad, terkait rencana pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2022, tentunya masukan dan dukungan semua pihak sangat diharapkan.

Fahmi Muhammad minta kepada Pemkab Tanahdatar dan anggota DPRD Tanahdatar untuk memperjuangkan dua program prioritas. Yakni pengaspalan jalan Simpang Parigi Cancang ke Kotagadang dan perbaikan drainase dan rabbat beton bahu Jalan Rao-Rao menuju Nagari Kumango.

Karena sudah empat kali usulan yang mereka ajukan dalam muresbang dan sampai saat ini usulan masyarakat tidak pernah digubris. Dalam eksposnya kepada tim musrenbang Kabupaten Tanahdatar juga dihadiri wakil perantau dari IKRAR masing-masing Herman Saleh, Fuad Ismail wakil Ketua IKRAR dan Epi Nur. (mal/stg)