Tak Lulus Latsar, CPNS Bisa Diberhentikan

Asisten III Setko Padang Didi Aryadi secara simbolis memasangkan kokarde kepada salah seorang peserta latsar, kemarin (16/3). (IST)

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tidak lulus pelatihan dasar (latsar) dapat diberhentikan dari CPNS oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebab, CPNS yang diangkat menjadi PNS harus memenuhi syarat yakni lulus dalam pendidikan dan pelatihan, sehat jasmani dan rohani. Ini merujuk Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, Pasal 36 ayat 1 dan 2.

Untuk itu, diharapkan semua CPNS harus bersungguh-sungguh dalam mengikuti latsar ini agar semuanya bisa lulus. Hal itu ditekankan Asisten III Setko Padang Didi Aryadi saat membuka Latsar CPNS Golongan III Angkatan I di lingkungan Pemko di salah satu hotel di Padang, Selasa (16/3).

Turut hadir Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Neni Rohyani, Kepala BPSDM Sumbar Jefrinal Arifin, kepala OPD dan lainnya. Didi menjelaskan, pelatihan dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam masa prajabatan yang dilakukan secara integrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab.

Masa prajabatan ini dilaksanakan selama 1 tahun terhitung sejak tanggal pengangkatan sebagai CPNS. Dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara RI No. 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar CPNS Pasal 4, disampaikan bahwa CPNS hanya dapat mengikuti latsar sebanyak 1 kali. “Dengan diangkatnya sebagai CPNS tidak secara otomatis langsung menyandang status sebagai PNS tetapi harus melalui masa prajabatan,” jelas Didi.

Baca Juga:  Scooter Fan's Club Padang Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah

Maka dari itu, Didi berpesan agar CPNS dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kedisiplinan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan. Manfaatkanlah pelatihan ini sebagai wadah untuk peningkatan kompetensi dan pengembangan karir selaku PNS di masa yang akan datang. “Jadilah aparatur pemerintah yang menjadi teladan dalam pelaksanaan pekerjaan dan di lingkungan masyarakat,” harap Didi.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi menjelaskan ada 355 orang yang akan mengikuti latsar ini. Namun untuk tahun 2021 ini baru tertampung sebanyak 200 orang yang terbagi lima angkatan.

Yakni angkatan I tanggal 16 Maret-26 Mei 2021, angkatan II tanggal 27 Mei-3 Agustus 2021, angkatan III tanggal 23 Juni-1 September 2021, angkatan IV tanggal 6 Agustus-13 Oktober 2021, angkatan V tanggal 6 September-10 November 2021.

“Pada hari ini (kemarin, red) latsar diikuti 40 orang. Ini sesuai arahan gugus Covid-19 dimana maksimal 40 orang dalam clasical learning. Terdiri dari jabatan guru 33 orang dan jabatan tenaga teknis 7 orang,” jelas Suardi. (eri)

Previous articleGuru Ngajar Full, Waktu Kurang Efektif
Next articleProgram Pembangunan Strategis Mendesak