Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sepuluh Hari Terisolasi, Warga Subarang Luak Akhirnya Dikunjungi Bupati Eka Putra

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Bupati Tanahdatar Eka Putra berbincang dengan warga Subarang Luak yang sempat terisolasi sepuluh hari akibat banjir bandang.(Foto: Prokopim)
Bupati Tanahdatar Eka Putra berbincang dengan warga Subarang Luak yang sempat terisolasi sepuluh hari akibat banjir bandang.(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-]Bupati Tanahdatar Eka Putra meninjau langsung kondisi masyarakat Subarang Luak, Jorong Ladang Laweh, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuh, untuk memastikan akses transportasi dan pendistribusian logistik telah kembali berjalan setelah sempat terputus akibat banjir bandang. Kunjungan tersebut dilakukan pada Senin (8/12/2025).


Advertisement

Akses menuju wilayah tersebut terputus beberapa waktu lalu karena terdampak banjir bandang, sehingga pendistribusian bantuan juga sempat terkendala. Dalam kondisi darurat itu, bantuan bagi warga bahkan harus disalurkan menggunakan tali atau sling karena ketiadaan jalur yang aman.

Seiring masuknya bantuan dari berbagai pihak, relawan bersama masyarakat bergotong royong membangun jembatan sementara menggunakan pohon kelapa agar jalur penghubung kembali dapat dilintasi. Upaya itu kini memungkinkan logistik menjangkau wilayah yang sebelumnya terisolasi.

“Alhamdulillah saat ini akses dan pendistribusian bantuan sudah bisa melalui jembatan sementara yang menggunakan pohon kelapa, yang pembuatannya dilaksanakan dengan gotong royong bersama relawan dan masyarakat,” kata Bupati Eka Putra.

Advertisement

Menurut Eka Putra, selesainya jembatan darurat menjadi titik penting pemulihan aktivitas warga. Ia berharap tidak ada lagi daerah yang terisolasi dan seluruh kebutuhan warga dapat terpenuhi tanpa hambatan.

“Dengan selesainya jembatan darurat diharapkan tidak ada lagi daerah yang terisolir, logistik sudah lancar, anak-anak sudah bisa kembali ke sekolah dan aktivitas kehidupan warga perlahan kembali bisa bergerak,” ujarnya. Ia menyebut sebanyak 215 jiwa dari 57 kepala keluarga telah terisolasi selama sepuluh hari sebelum jalur penghubung dipulihkan.

Dalam kunjungannya, Bupati Eka Putra didampingi Dandim 0307 Tanahdatar, Kapolres Padangpanjang, Asisten II, Camat Batipuh, Wali Nagari Batipuah Baruah, serta tim relawan.

Advertisement

Rombongan menuju lokasi dengan berjalan kaki sejauh dua kilometer karena medan yang belum sepenuhnya bisa dilalui kendaraan.

Sesampainya di Subarang Luak, Eka Putra menyapa warga dan menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat mengunjungi mereka setelah akses terbuka kembali.

Eka menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memprioritaskan pemulihan wilayah terdampak agar kehidupan masyarakat dapat segera normal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati dan rombongan juga menyerahkan berbagai bantuan berupa paket sembako, beras, minyak, serta perlengkapan bayi kepada warga yang terdampak. Distribusi bantuan itu diharapkan dapat mempercepat pemulihan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir bandang. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekolah Rakyat 3.000 Siswa Segera Dibangun di Tanahdatar, Prioritaskan Masyarakat Desil 1-5

Sekolah Rakyat 3.000 Siswa Segera Dibangun di Tanahdatar, Prioritaskan Masyarakat Desil 1-5

Pemkab Tanahdatar mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat berkapasitas 3.000 siswa di Nagari Tanjung Alam yang diprioritaskan bagi warga Desil 1-5.

Bupati Eka Putra: Terima Kasih Pak Dony Oskaria Atas Hibah Lahan Sekolah Rakyat di Tanahdatar

Bupati Eka Putra: Terima Kasih Pak Dony Oskaria Atas Hibah Lahan Sekolah Rakyat di Tanahdatar

Bupati Tanahdatar Eka Putra apresiasi hibah lahan 16 hektare dari keluarga Dony Oskaria untuk Sekolah Rakyat terbesar berkapasitas 3.000 siswa.

Warga Terdampak Banjir Bandang di Lambung Bukit Dapat Dukungan Usaha dari Program BMN

Warga Terdampak Banjir Bandang di Lambung Bukit Dapat Dukungan Usaha dari Program BMN

Sembilan warga terdampak banjir bandang di Lambung Bukit mendapat dukungan budidaya ayam kampung petelur melalui Program BMN 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer