Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Tanahdatar Perpanjang Masa Tanggap Darurat hingga 17 Desember 2025

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Bupati Eka Putra memimpin rapat evaluasi perpanjangan masa tanggap darurat di Posko Bantuan Utama Batu Taba, Batipuh Selatan, Senin (8/12/2025) malam.(Foto: Prokopim)
Bupati Eka Putra memimpin rapat evaluasi perpanjangan masa tanggap darurat di Posko Bantuan Utama Batu Taba, Batipuh Selatan, Senin (8/12/2025) malam.(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Tanahdatar resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari, terhitung 10–17 Desember 2025. Keputusan tersebut diumumkan Bupati Tanahdatar, Eka Putra, dalam rapat evaluasi yang digelar di Posko Bantuan Utama Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, pada Senin (8/12/2025) malam.


Advertisement

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Tanahdatar Anton Yondra, Dandim 0307/TD, Kapolres Tanahdatar dan Padangpanjang, Kajari, Sekda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Kabag, camat, serta unsur terkait lainnya.

Bupati Eka Putra menjelaskan, perpanjangan masa tanggap darurat diambil setelah koordinasi menyeluruh dengan seluruh stakeholder penanggulangan bencana.

“Setelah diberlakukan tanggap darurat bencana selama 14 hari, saat ini masih ada pengungsi yang membutuhkan perhatian dan logistik. Beberapa wilayah juga masih memerlukan penanganan khusus, termasuk perbaikan akses, jembatan putus, lahan pertanian rusak, serta pembersihan rumah warga. Untuk itu diputuskan tanggap darurat diperpanjang selama tujuh hari lagi sampai 17 Desember 2025,” jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa keputusan ini penting agar seluruh unsur dapat tetap fokus dalam menangani dampak bencana.

“Dari kondisi wilayah terdampak dan hasil kajian bersama Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, BPBD, serta OPD terkait, tentu perlu menetapkan perpanjangan tanggap darurat tingkat kabupaten untuk tujuh hari ke depan agar penanggulangan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tanahdatar, Ermon Revlin, menyampaikan bahwa bencana yang terjadi dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan disertai angin kencang.

Advertisement

Dampaknya meliputi jembatan putus, kerusakan lahan pertanian, rumah warga hanyut, serta kerusakan fasilitas ibadah dan fasilitas umum di beberapa kecamatan.

Menurutnya, wilayah dengan dampak terparah meliputi Kecamatan Batipuh Selatan, Kecamatan Batipuh, dan Kecamatan X Koto.

Ermon menegaskan bahwa meski masa tanggap darurat sebelumnya telah berlangsung selama 14 hari, kondisi di lapangan menunjukkan perlunya penanganan lanjutan.

“Sampai saat ini masih diperlukan perhatian khusus, terutama karena pengungsi masih membutuhkan dukungan logistik,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat satu daerah yang belum dapat diakses kendaraan, yaitu Subarang Luak Batipuh Baruah.

Wilayah tersebut masih mengandalkan jembatan darurat, sementara pembersihan rumah warga yang tertimbun material longsor belum seluruhnya selesai.

“Melihat kondisi tersebut, masa tanggap darurat perlu diperpanjang agar seluruh proses pemulihan dapat ditangani dengan baik,” tambahnya.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tanahdatar Dukung Tol Sicincin–Bukittinggi, Minta Trase Hindari Tanah Ulayat dan Situs Adat

Tanahdatar Dukung Tol Sicincin–Bukittinggi, Minta Trase Hindari Tanah Ulayat dan Situs Adat

Pemerintah Ka­bupaten Tanahdatar menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin–Bukittinggi.

Pemkab Tanahdatar Tegaskan Seluruh Faskes Wajib Layani Pasien Tanpa Membedakan Status

Pemkab Tanahdatar Tegaskan Seluruh Faskes Wajib Layani Pasien Tanpa Membedakan Status

Plt Asisten Setda Dedi Tri Widono ingatkan tenaga kesehatan garda terdepan di Tanahdatar untuk berikan pelayanan humanis dan setara.

Tanahdatar Gencarkan Pengelolaan Sampah dari Sumber, Bank Sampah Jadi Andalan

Tanahdatar Gencarkan Pengelolaan Sampah dari Sumber, Bank Sampah Jadi Andalan

Pemkab Tanahdatar mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya melalui optimalisasi bank sampah dan penerapan prinsip 3R.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer