Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rawan Longsor hingga Erupsi Marapi, Tanahdatar Perkuat Tim Reaksi Cepat

Safrizal Putra
Penulis: Safrizal Putra❯
BPBD Tanahdatar menggelar pelatihan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana lintas OPD di Aula Kantor Bupati Tanahdatar, Selasa (28/7/2026), untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan nonalam.
BPBD Tanahdatar menggelar pelatihan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana lintas OPD di Aula Kantor Bupati Tanahdatar, Selasa (28/7/2026), untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan nonalam.

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana alam maupun nonalam melalui pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pelatihan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanahdatar di Aula Kantor Bupati, Selasa (28/7/2026), ditujukan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Langkah tersebut diambil mengingat Kabupaten Tanahdatar berada di kawasan dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.

Advertisement

Potensi ancaman meliputi tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, hingga erupsi Gunung Marapi yang memerlukan sistem penanganan darurat yang tangguh.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanahdatar, Ermon Revlin, mengatakan kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis daerah menuntut kesiapan seluruh perangkat daerah dalam menghadapi situasi darurat.

"Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanahdatar membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) lintas Organisasi Perangkat Daerah sebagai garda terdepan dalam melakukan kaji cepat atau asesmen, evakuasi, serta koordinasi awal saat terjadi bencana," ujar Ermon.

Advertisement

Menurutnya, pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi teknis personel, mulai dari kemampuan melakukan kaji cepat dampak bencana, teknik dasar penyelamatan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor agar penanganan di lapangan berlangsung lebih efektif.

Susun SOP Terintegrasi untuk Respons Lebih Cepat

Selain meningkatkan kemampuan personel, pelatihan juga dimanfaatkan sebagai forum penyelarasan langkah antar-OPD melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terintegrasi.

"Melalui penyusunan SOP ini, kita memastikan seluruh proses penanganan bencana di lapangan dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi tanpa ada tumpang tindih peran," kata Ermon.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahdatar, Abdurrahman Hadi, yang hadir mewakili Bupati Tanahdatar, mengatakan karakteristik wilayah yang didominasi kawasan pegunungan dan tanah yang subur memberikan manfaat bagi sektor pertanian, namun juga menyimpan potensi bencana yang harus diantisipasi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Palembayan Rawan Bencana, KSB Salareh Aia Barat Diperkuat Hadapi Hidrometeorologi

Palembayan Rawan Bencana, KSB Salareh Aia Barat Diperkuat Hadapi Hidrometeorologi

KSB Salareh Aia Barat memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

24 Kota Komwil I Apeksi Teken Kerja Sama Bantu Daerah Terdampak Bencana

24 Kota Komwil I Apeksi Teken Kerja Sama Bantu Daerah Terdampak Bencana

24 kota Apeksi Komwil I meneken kerja sama untuk membantu daerah terdampak bencana dalam Seminar Kebencanaan di Padang.

Belajar dari Gempa 2009, Padang Siapkan Tsunami Drill

Belajar dari Gempa 2009, Padang Siapkan Tsunami Drill

Belajar dari gempa 30 September 2009, Pemko Padang menyiapkan tsunami drill untuk memperkuat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer