Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Air PDAM Mengecil Sepekan, Perumda Tirta Alami Ganti Komponen Pipa di Simpuruik

Safrizal Putra
Penulis: Safrizal Putra❯

Advertisement

Petugas teknis Perumda Air Minum Tirta Alami Batusangkar memperbaiki komponen jaringan distribusi air di Jorong Simpuruik, Nagari Simpuruik, Rabu (4/11/2026).
Petugas teknis Perumda Air Minum Tirta Alami Batusangkar memperbaiki komponen jaringan distribusi air di Jorong Simpuruik, Nagari Simpuruik, Rabu (4/11/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Keluhan warga Jorong Simpuruik, Nagari Simpuruik, Kabupaten Tanahdatar, akibat debit air PDAM yang mengecil selama sepekan terakhir akhirnya menemukan titik terang. Perumda Air Minum Tirta Alami Batusangkar mengganti komponen jaringan distribusi yang mengalami kerusakan, Rabu (4/11/2026).

Perbaikan dilakukan di kawasan Masjid Nurul Huda Jorong Simpuruik setelah pemeriksaan petugas menemukan kerusakan pada komponen stop kran tiga yang menghambat aliran air menuju pelanggan.

Advertisement

Kepala Bagian Teknik Perumda Air Minum Tirta Alami, Desril Candra ST, mengatakan kerusakan terjadi pada bagian anak stop kran yang tidak dapat diputar sehingga bukaan aliran air menjadi kecil.

"Ada penyumbatan pada Stop Kran Tiga di dekat Masjid Simpang Simpuruik, Simpang Koto Rumah Sakit. Anak stop kran tiganya tidak bisa diputar lagi, mengganggu pelayanan kita untuk daerah Koto, Rumah Sakit dan sekitarnya," kata Desril kepada Padang Ekspres, Rabu (4/11/2026).

Enam Petugas Dikerahkan Perbaiki Jaringan

Advertisement

Menurut Desril, pengerjaan perbaikan dimulai pukul 09.00 WIB. Tim teknis langsung mengganti komponen yang rusak dengan stop kran tiga yang baru.

Sebanyak enam personel diterjunkan untuk menangani gangguan tersebut, termasuk Kepala Unit Sungai Tarab, Nurmi.

Desril memperkirakan pengerjaan membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam jam. Setelah penggantian komponen selesai, petugas akan memeriksa rumah pelanggan yang masih belum mendapatkan aliran air.

"Kita sudah melakukan penggantian stop kran tiga yang baru. Nanti kita akan cek ke rumah pelanggan yang tidak hidup setelah penggantian selesai," ujarnya.

Manajemen Perumda Air Minum Tirta Alami meminta pelanggan terdampak bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Petugas berupaya memulihkan distribusi air agar pelayanan kembali berjalan normal.

Warga Sempat Dibantu Pasokan Air Tangki

Wali Nagari Simpuruik, Syahrial, membenarkan bahwa warga telah mengeluhkan kecilnya debit air selama sekitar satu minggu.

Gangguan tersebut sempat menyulitkan masyarakat yang membutuhkan air untuk keperluan sehari-hari. Bahkan, ketika berlangsung penyelenggaraan jenazah di Jorong Simpuruik, pihak PDAM membantu kebutuhan air warga menggunakan mobil tangki.

"Sudah seminggu pak air kecil. Ada inisiatif dari Dirut PDAM untuk membantu masyarakat yang butuh air dibantu dengan mobil tangki untuk menyukseskan penyelenggaraan jenazah saat itu di Jorong Simpuruik," ungkap Syahrial melalui sambungan telepon, Rabu (4/11/2026).

Syahrial mengapresiasi respons petugas PDAM yang terus berupaya menemukan sumber gangguan hingga akhirnya diketahui komponen jaringan yang bermasalah.

Ia menyebut tim PDAM sebelumnya sudah beberapa kali melakukan pemeriksaan, tetapi belum berhasil menemukan titik penyebab gangguan.

Dengan penggantian komponen tersebut, masyarakat berharap distribusi air bersih segera kembali normal sehingga kebutuhan rumah tangga tidak lagi terganggu.

Pihak Perumda Air Minum Tirta Alami juga akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap pelanggan untuk memastikan aliran air kembali menjangkau rumah-rumah warga. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Video Warga Tergeletak di Jalan Batusangkar Viral, Polisi Lakukan Pengecekan

Video Warga Tergeletak di Jalan Batusangkar Viral, Polisi Lakukan Pengecekan

Video warga tergeletak di Jalan Hamka Batusangkar viral di Facebook. Polisi masih mengecek identitas korban, kronologi, penyebab peristiwa.

63 Paskibraka Tanahdatar Digenjot Latihan 10 Jam Sehari

63 Paskibraka Tanahdatar Digenjot Latihan 10 Jam Sehari

63 calon Paskibraka Tanahdatar menjalani latihan 10 jam sehari. Mereka dipersiapkan selama 10 hari untuk upacara HUT ke-81 RI.

Tanahdatar Deklarasikan Penolakan LGBT, Pemkab hingga Tokoh Adat Sepakat Perangi Penyakit Masyarakat

Tanahdatar Deklarasikan Penolakan LGBT, Pemkab hingga Tokoh Adat Sepakat Perangi Penyakit Masyarakat

Pemkab Tanahdatar bersama Forkopimda, tokoh adat, ulama, dan masyarakat mendeklarasikan penolakan terhadap LGBT dan narkoba di Lapangan Cindua Mato

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer