Peristiwa ini terjadi setelah laporan warga diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB.
Kabid Damkar Tanahdatar, Suradi, menyampaikan unit pemadam langsung bergerak tiga menit setelah laporan diterima.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 23.38 WIB dan segera melakukan penanganan intensif.
Dua Rumah Hangus Terbakar
Api menghanguskan dua bangunan, terdiri dari satu rumah permanen dan satu rumah semi permanen.
Luas area terdampak diperkirakan mencapai 20 x 15 meter persegi dengan tingkat kerusakan berat.
Api pertama kali terlihat berasal dari rumah semi permanen berbahan kayu.
Material yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar ke bangunan permanen di sebelahnya.
Delapan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Sebanyak dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa terdampak dalam peristiwa ini.
Rumah pertama milik Edison (55), seorang petani, yang dihuni lima orang.
Rumah kedua milik Kafri (31), yang dihuni tiga orang.
Seluruh penghuni terpaksa mengungsi akibat kerusakan berat pada bangunan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
17 Personel Diterjunkan
Damkar Tanahdatar mengerahkan tiga unit armada untuk memadamkan api.
Armada terdiri dari dua unit dari markas komando dan satu unit dari Pos Salimpauang.
Sebanyak 17 personel diturunkan ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman turut dibantu delapan personel kepolisian dan tiga petugas PLN.
Petugas berjibaku selama hampir dua jam hingga api berhasil dikendalikan.
Situasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 01.17 WIB dini hari.
Dugaan Korsleting, Kerugian Rp400 Juta
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Namun, dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik.
Total kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp400 juta.(*)
Editor : Hendra Efison