Tercepat di Sumbar, Pemkab Solsel Serahkan LKPD ke BPK RI

27
Plt Bupati Solsel menyerahkan LKPD kepada Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar. (IST)

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di Padang.

“Sebagai kabupaten baru kita bisa menjadi yang tercepat dalam menyajikan (LKPD) ini,” ungkap Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman di ruangan BPK RI perwakilan Sumbar, Senin (01/03/2021).

“Dengan pengelolaan yang semakin baik Alhamdulillah kita menjadi yang tercepat se Sumatera Barat, itu suatu kerja tim yang luar biasa,” sambungnya.

Ia menjelaskan, setelah empat kali berturut-turut mendapatkan opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dia berharap agar tahun ini Pemkab Solsel kembali mempertahankannya untuk yang ke-5 kali. “Mudah-mudahan tahun ini kembali menjadi peringkat WTP untuk yang kelima kalinya berturut-turut,” harapnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, Yusna Dewi menuturkan bahwa Kabupaten Solsel merupakan kabupaten pertama di Sumbar yang menyampaikan laporan kepada BPK. “Kami turut mengapresiasi, dan semoga Solsel kembali mendapatkan peringkat WTP tahun ini,” katanya

Kepala BPKD Solsel Irwanesa bersama Inspektur Akmal Hamdi menjelaskan LKPD Pemkab Solsel tahun 2020 ini sudah mengungkapkan dan menyajikan akun-akun atau pos-pos keuangan dan aset tetap yang terpengaruh dan terkait dengan penanganan pandemi Covid-19. “Hal ini berkat kerjasama antara Tim LKPD dengan Tim Pengelola Dana BTT Covid-19 di BPBD,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kadis Ketahanan Pangan Solsel Wafat, Dimakamkan di TPU Khusus Covid

Termasuk katanya, bantuan data dukung dari RSUD dan Dinkes dalam penyajian bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, masyarakat, perusahaan dan lembaga/instansi lainnya. “Semua ini dapat diselesaikan berkat dukungan dari pimpinan serta kerja sama yang baik dan intensif,” jelas Irwanesa. (rel)

Previous articleDirut RSUD Pariaman Diminta Mundur
Next articlePLN Sumbar Siap Sukseskan Implementasi Outage Management