Ular 4 Meter Masuk ke Dapur Warga, 7 Pohon Tumbang Macetkan Jalan

16
Petugas TRC BPBD Kota Padang membersihkan material pohon yang tumbang di Pujasera Jalan Hayam Wuruk, siang kemarin (7/3). (Sy Ridwan-Padang Ekspres)

Cuaca ekstrem ditandai hujan dan angin kencang beberapa hari ini menyebabkan genangan air dan pohon tumbang di beberapa titik. Selain itu juga masuknya hewan berbisa ke rumah warga.

Seekor ular jenis piton masuk ke dapur rumah warga di Jalan Gurunlaweh No. 13 RT 02 RW 03, Kelurahan Gurunlaweh Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, kemarin (7/3). Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, ular piton tersebut masuk ke dapur rumah warga lantaran diduga mencari mangsa di saat hujan melanda Kota Padang, Sabtu malam (6/3).

Beruntung tidak ada korban dan ular piton tersebut telah dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Basril menyampaikan, pihaknya melakukan evakuasi setelah adanya laporan dari pemilik rumah sekitar pukul 09.10.

“Pemilik rumah melihat ular di dapur rumahnya, kemudian melapor kepada kami. Mendapat laporan itu, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi,” katanya kepada Padang Ekspres, kemarin.

Dia menambahkan, ular dengan panjang kurang lebih empat meter tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas sekitar pukul 09.36. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” sebutnya.

Lebih lanjut Basril mengimbau masyarakat untuk ekstra hati-hati saat terjadi hujan. “Karena selain berisiko terjadi bencana banjir dan longsor, saat hujan juga berpeluang masuknya hewan berbisa seperti ular ke dalam rumah,” ujarnya.

Pohon Tumbang
Sementara itu, angin kencang Minggu (7/3) dinihari sampai sore hari mengakibatkan 7 pohon tumbang di sejumlah titik di Kota Padang. Akibatnya, akses lalu lintas di beberapa titik sempat terganggu karena pohon tumbang persis di tengah jalan.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada kerusakan pada rumah warga sekaligus tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Ketujuh pohon yang tumbang tersebut telah dievakuasi dan dibersihkan oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Padang.

Baca Juga:  Urus Adminduk hingga Pukul 15.00, Remaja 17 Tahun Diminta Rekam E-KTP

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra kepada Padang Ekspres, kemarin (7/3) mengatakan, tumbangnya sejumlah pohon di Kota Padang disebabkan hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Minggu dinihari sampai sore hari.

Ia merinci pohon tumbang pertama terjadi di jalan Citarum belakang kampus Universitas Taman Siswa (Tamsis) RT 01 RW 02 Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Pohon tumbang itu terjadi pada pukul 05.00.

Pohon tumbang kedua terjadi di Jalan Bypass Kayugadang depan Puskesmas Ambacang, Kelurahan Pasarambacang, Kecamatan Kuranji pada pukul 05.00. Akibatnya, akses lalu lintas sempat putus total beberapa saat.

Setelah itu pada pukul 07.01, pohon juga tumbang di jalan pos pemuda depan SMKN Pertanian RT 001 RW 004 Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Kototangah. Selanjutnya di jalan ujung Belakang Olo, Kecamatan Padang Barat pada pukul 09.25. Pohon itu persis tumbang di tengah jalan sehingga sempat mengganggu lalu lintas.

Lebih lanjut Sutan menyampaikan, pada pukul 12.48, pihaknya mendapatkan laporan pohon tumbang lainnya di Jalan Tamsis. Kemudian yang terakhir pohon tumbang terjadi di jalan Hayam Wuruk depan Pujasera sekitar pukul 14.58.

Ia menambahkan, mayoritas pohon yang tumbang berukuran panjang antara 10 sampai 20 meter. “Beruntung tidak ada korban. Semua material pohon tumbang telah berhasil dibersihkan dan di evakuasi oleh petugas BPBD Kota Padang yang berjumlah sebanyak 7 orang,” ujar Sutan. Terakhir Sutan mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati ketika cuaca buruk terjadi dan memperhatikan setiap lokasi ketika beraktivitas di luar rumah. (i/a)

Previous articleRp 8,7 Miliar untuk Sentra Industri Kopi
Next articlePembangunan Jalan Tol Tak Berhenti, Hutama Karya: Hanya Refocusing