Wabup Pessel: Penanganan Stunting Harus Terintegrasi dan Kontinu

17

Penanganan stunting menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting secara bersama-sama antar perangkat daerah.

“Tahun 2021 Pesisir Selatan termasuk daerah perluasan lokus stunting bersama 9 kabupaten/ kota lainnya di Sumbar,” ujar Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariansyah, saat membuka acara Rembuk Stunting Dan Pertemuan Koordinasi Penanganan Stunting Kabupaten Pesisir Selatan di Gedung PCC Painan, Selasa (30/03/2021).

Menurutnya penanganan stunting diperlukan kerja sama secara terintegrasi dan kontinu oleh lintas sektoral dan lintas program terkait serta dukungan dari organisasi profesi.

Rudi mengatakan untuk Pesisir Selatan, lokus stunting ada di sembilan kecamatan dan 30 nagari.

Untuk itu penurunan stunting menjadi penting dilakukan dengan pendekatan multi-sektor melalui sinkroniasi program nasional, lokal dan masyarakat di tingkat pusat maupun daerah.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Yuni Andra, menambahkan rembuk stunting diikuti camat dan wali nagari yang menjadi lokus stunting serta tim koordinasi percepatan penurunan stunting terintegrasi. (elfi mahyuni)

Previous articleKKI Warsi Sumbar-Masyarakat Nagari Programkan Pohon Asuh. Berminat?
Next articlePeduli Lingkungan Hidup, DPRD Terima Penghargaan Green Leadership