Yamaha Kangkangi Ducati Lagi, Perbesar Percaya Diri Quartararo

10
Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo.(net)

Pembalap Fabio Quartararo menyelamatkan wajah Yamaha usai tampil ciamik di seri kedua MotoGP, Senin dini hari (5/4). Quartararo menjadi pemenang balapan MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Losail, Qatar, mengungguli dua Pramac Racing, Joann Zarco dan Jorge Martin.

Ini merupakan kemenangan pertama Quartararo di Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 dan hanya yang keempat baginya setelah membalap di kelas premier mulai dari musim 2019. Hasil ini sekaligus menunjukkan dominasi Yamaha atas Ducati.

Sebab di awal empat pembalap Ducati berada di enam posisi teratas. Pembalap debutan dari Pramac Ducati, Jorge Martin, menempati pole position diikuti rekan setimnya, Johann Zarco.

Sementara itu, Jack Miller (Ducati Lenovo Team) menempati posisi start ke-4 dan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, di tempat ke-6. Posisi starting grid itu jelas menempatkan Ducati dalam kemungkinan yang bagus untuk mengirim salah satu pembalap menjadi juara di MotoGP Doha 2021.

Namun Quartararo unjuk kemampuan tampil tercepat dengan catatan waktu 42 menit, 23,997 detik. Ini juga kemenangan kedua Yamaha dalam dua seri perdana MotoGP musim ini. Pada seri pertama di sirkuit yang sama, Yamaha menang lewat Maverick Vinales.

”Saya merasa kemenangan ini memberi saya kepercayaan diri yang lebih besar daripada kemenangan tahun lalu karena saya datang dari jauh,” ungkap Quartararo mengomentari kemenangannya, sebagaiman dilansir Crash.

Baca Juga:  Maung Bandung Fokus Semifinal

Dia menekankan, balapan kali ini adalah ujian yang sulit. Sebab, Ducati cepat di lintasan lurus dan dalam kecepatan itu akan sulit untuk mengalahkan mereka. ”Tapi sebenarnya Anda perlu melihat diri Anda sendiri dan mencoba menjadi yang terbaik yang Anda bisa. Dan inilah yang kami lakukan hari ini (kemarin) dan itu memberi saya dorongan kepercayaan diri untuk masa depan,” ucapnya.

Nasib berbeda dialami Valentino Rossi. Pembalap senior ini masih kesulitan di seri kedua. Memulai balapan dari posisi 16, The Doctor tak bisa berbuat banyak di posisi ke-16 dengan selisih waktu 14.426 detik dari Quartararo.

”Saya lebih cepat dari seminggu yang lalu, tetapi itu tidak cukup, saya tidak mendapatkan poin. Itu adalah balapan yang sulit,” kata pembalap 42 tahun itu dikutip Speedweek.
Pembalap dari tim Petronas Yamah ini menambahkan, ketika Anda memulai balapan dari barisan belakang, itu tidak mudah.

”Karena semua pembalap kuat, 15 besar hanya terpaut kurang dari sepuluh detik” keluh Valentino Rossi, yang hanya start dari posisi 21. ”Saya kehilangan terlalu banyak waktu di beberapa lap pertama. Saya mengharapkan lebih,” sambungnya. (ipl/jpg/cip)

Previous articleGantikan Sistem Kliring, BI Luncurkan Fast Payment System
Next articleWako dan Ketua PKK Pariaman Terima ABG Award