Penugasan tersebut ditujukan untuk memberikan layanan medis kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor, khususnya di Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman menyampaikan dukungan saat pelepasan relawan kesehatan di Rumah Aspirasi Alex Indra Lukman, Ulak Karang, Kota Padang.
“Saya mengucapkan selamat bertugas dan mendoakan semoga dimudahkan selama menjalankan misi kemanusiaan di Ranah Minang,” kata Alex Indra Lukman.
Relawan kesehatan DPP PDI Perjuangan tiba di Kota Padang pada Sabtu pagi setelah sebagian menempuh perjalanan darat dari Jakarta.
Apel kesiapan dilakukan sebelum relawan diberangkatkan ke daerah terdampak bencana di Sumatera Barat.
Dalam apel tersebut, dr Ribka Tjiptaning didampingi Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang Albert Hendra Lukman.
Tim medis yang diterjunkan ke Sumatera Barat terdiri atas enam dokter dan 10 perawat, termasuk lima dokter diaspora yang bekerja di luar negeri.
Selain tenaga medis, PDI Perjuangan mengerahkan delapan unit ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan di delapan kabupaten dan kota terdampak.
Tiga unit ambulans ditempatkan di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat.
Satu unit ambulans bertugas di wilayah Malalo, Kabupaten Tanahdatar, dan Kabupaten Solok.
Satu unit ambulans disiagakan di Kabupaten Pesisir Selatan, satu unit di Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta dua unit di Kota Padang dan Kabupaten Padangpariaman.
Baca Juga: Tanpa Rui Rampa dan Wakaso, Semen Padang FC Tantang PSIM Yogyakarta
“Setiap wilayah dilengkapi dokter, perawat, pengemudi, serta obat-obatan dan vitamin untuk penyintas,” ujar Alex Indra Lukman.
Tim medis DPP PDI Perjuangan dipimpin dr Ribka Tjiptaning tiba di Posko Tanggap Darurat DPC PDI Perjuangan Agam di Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, untuk memberikan layanan pengobatan gratis kepada warga terdampak.
Layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan DPP PDI Perjuangan yang dilepas dari Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada 29 Desember 2025.
Dalam misi tersebut, DPP PDI Perjuangan mengerahkan 30 unit ambulans, 30 dokter, 60 perawat, dan 30 relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Tugas ini tidak hanya satu atau dua hari, tetapi sampai kondisi masyarakat benar-benar pulih,” kata dr Ribka Tjiptaning.
Ia menyebut Megawati Sukarnoputri meminta relawan bertugas hingga akhir Februari atau awal Maret 2026 sesuai kondisi lapangan.
Selain layanan medis, PDI Perjuangan juga mengoperasikan dapur umum di Kecamatan Tanjung Raya dengan distribusi sekitar 2.200 paket rendang per hari.
Bantuan sembako, pakaian, dan perlengkapan lapangan turut disalurkan kepada warga terdampak.
Sejak hari ketiga pascabencana, tiga unit alat berat diturunkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor dan banjir di Tanjung Raya, Palembayan, dan wilayah lain di Kabupaten Agam.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana Tri Rismaharini juga turun langsung ke Agam bersama Baguna dan menyerahkan bantuan sekitar tiga ton.(*)
Editor : Hendra Efison