PADEK.JAWAPOS.COM-Sejarah baru tercipta di Politeknik Negeri Padang (PNP). Perguruan tinggi vokasi yang dipimpin Dr Surfa Yondri resmi berubah status dari PTN Satker (Perguruan Tinggi Negeri sebagai Satuan Kerja Kementerian), menjadi Perguruan Tinggi Negeri Pengelola Keuangan Badan Layanan Umum (PTN PK BLU). Sekarang PNP berdiri sejajar dengan 15 politeknik lainnya di Indonesia yang juga berstatus PK BLU.
“Artinya, pemerintah memberikan hak istimewa kepada PNP dari sisi tata kelola keuangan. Sebelumnya PNP berstatus PTN-Satker, yang penerimaan keuangan disetor ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Terhitung SK PK BLU dikeluarkan pada 5 Juni 2024 lalu, PNP dapat menata kelola keuangan, tentunya dengan pelaporan dan pertanggungjawaban yang sudah diatur oleh Kementerian Keuangan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Vokasi Saryadi ketika launching PNP sebagai PTN PK BLU di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) PNP, kemarin (26/6).
Lewat fleksibilitas yang diberikan pemerintah kepada PNP, Saryadi berharap, dapat meningkatkan kinerja dan kualitas PNP sebagai perguruan tinggi negeri vokasi. Saryadi mengaku terus mendorong politeknik mencapai kemandirian, Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
Direktur PNP Dr Surfa Yondri mengucapkan alhamdulilah dan bangga atas perubahan status dari PTN-Satker menjadi PTN PK BLU.
“Alhamdullilah, dua tahun lebih kami mempersiapkan proposal perubahan status dari PTN-Satker menjadi PTN PK BLU. Mulai mempresentansikan ke Kementerian Keuangan terkait kondisi riil, goals dan rencana bisnis. Akhirnya, melalui SK Kementerian Keuangan Nomor 258 Tahun 2024 yang dikeluarkan 5 Juni tentang ditunjuknya/dipercayainya PNP sebagai pengelola keuangan badan layanan umum. Hal ini suatu penghormatan dan penghargaan bagi kita. Mari kita secara bersama-sama meningkatkan layanan secara internal maupun eksternal,” ucapnya.
Menurut dia, lewat status PK BLU, semua potensi baik itu sumber daya maupun aset PNP bisa dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat kampus dan lingkungan sekitarnya. “Tujuannya kami tidak berubah, yakni melahirkan sumber daya manusia berkualitas dalam pendidikan vokasi,” kata Surfa. Menurut dia, perubahan status ini langkah awal, tantangannya semakin berat dan besar.
“Saya yakin dan percaya dengan kemampuan, SDM, sarana dan prasarana yang dimiliki PNP dapat meningkatkan layanan di kampus kita ini. Artinya lewat potensi yang dimiliki, kita memiliki potensi sangat besar,” katanya.
Dalam waktu dekat, PNP membuat rencana bisnis dan menyiapkan perangkat pendukung untuk bisa beralih ke PTN PK BLU. Sehingga, dalam perjalanan ke depan, prosesnya bisa berjalan baik. “Kami berharap dukungan dari pihak internal maupun eksternal supaya berjalan dengan baik,” harapnya.
Kini, PNP sedang mempersiapkan perangkat-perangkat pendukung dan segera berkoordinasi dengan pihak mitra terutama perbankan terkait masalah pengelolaan keuangan. Lalu, rencana-rencana sistem pengajaran dan penelitian dan pengabdian, serta penambahan prodi. (r)
Editor : Novitri Selvia