Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sudah Lama Rusak! Butuh Rp 1,016 Miliar Untuk Perbaikan Jalan Pasia Tiku

Novitri Selvia • Selasa, 5 Juli 2022 | 11:44 WIB
SEGERA DIPERBAIKI: Ruas jalan menuju objek wisata Pasia Tiku dan TPI di Kecamatan Tanjungmutiara yang berlubang. Tahun ini bakal diperbaiki dengan anggaran Rp 1,016 miliar.(NAZIR FAHMI/PADEK)
SEGERA DIPERBAIKI: Ruas jalan menuju objek wisata Pasia Tiku dan TPI di Kecamatan Tanjungmutiara yang berlubang. Tahun ini bakal diperbaiki dengan anggaran Rp 1,016 miliar.(NAZIR FAHMI/PADEK)
Sudah lama rusak, ruas jalan menuju objek wisata Pasia Tiku dan tempat pelelangan ikan (TPI) di Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam bakal diperbaiki tahun ini. Realisasi pekerjaan fisik jalan tersebut ditarget sudah bisa dimulai pertengahan Juli 2022.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Agam, Gani Basya mengatakan, Pemkab Agam mengalokasikan dana senilai Rp 1,016 miliar untuk membangun jalan tersebut. Progresnya sedang dalam proses tender saat ini.

“Saat ini sedang proses tender, setelahnya pengumuman pemenang lelang, lalu masuk masa sanggah. Jadi, sekitar pertengahan bulan ini berkemungkinan fisiknya sudah bisa dimulai dikerjakan,” kata Gani, Minggu (3/7).

Ia menjelaskan, pembangunan ruas jalan Pasia Tiku masuk dalam paket II pekerjaan rekonstruksi yang dibiayai APBD Agam dengan sumber Dana Alokasi Umum (DAU). Sepaket dengan pekerjaan Jalan Pos Satpam PT MA - Gadih Angik, Jorong Ujuanglabuang, Jalan Puti Bungsu dan Jalan AR St. Mansur.

Kemudian, lanjutan pengerjaan Jalan Gadihangik, Jorong Masangtimur, Jalan Duriangadang, Jorong Sungai Nibuang, Tiku Selatan, jalan Padang Panji menuju Koto Ilalang, Durian Kapeh Tiku Utara dan Jalan Bukit Sariak, Jorong Duriankapeh, Nagari Tiku Utara.

“Tahun ini, jalan Pasia Tiku akan dibangun dengan panjang mencapai 800 meter dengan nilai anggaran Rp 1,016 miliar,” jelasnya.

Diketahui, ruas Jalan Pasia Tiku sudah lama rusak. Keberadaan jalan ini sangat vital menuju akses wisata Pantai Tiku, untuk lalu lalang anak sekolah dan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga pesisir Pantai Tiku.

“Setahu saya sudah rusak sejak tahun 2020. Alhamdulillah tahun ini mendapat porsi anggaran untuk pembangunannya,” kata Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjungmutiara, Weri Ikhwan.

Ia menjelaskan, jalan itu lambat dibangun karena tidak masuk dalam RPJM nagari sebelumnya, sehingga tidak bisa diusulkan. Padahal katanya di tahun 2020 pihaknya sudah membawa Komisi III DPRD Agam meninjau jalan tersebut dan wakil rakyat ini sudah berjanji siap memperjuangkan anggarannya.

Berdasarkan keterangan yang didapat pihaknya aku Weri, secara teknis jalan Pasia Tiku dibangun beserta drainase di kedua sisi jalan dengan panjang 800 meter tahun ini. Menurutnya, pembangunan drainase itu memang sangat penting untuk menjaga kualitas dan umur pembangunan.

“Kalau kami menilai, setelah dibangun namun air masih menggenang di badan jalan ketika hujan, berarti proyek tersebut gagal. Karena air ini merupakan musuh bebuyutan jalan dan mesti tidak bisa dibiarkan menggenang,” tuturnya.

Di lain sisi, pembangunan infrastruktur jalan dinilai subtansial bagi kebutuhan masyarakat. Tak ayal, rencana pembangunan jalan Pasia Tiku tahun ini disambut gembira warga setempat dan berterimakasih kepada Pemkab Agam.

“Kami bersyukur pastinya mendengar kabar perbaikan jalan ini. Sebab sudah bertahun-tahun kami kesulitan saat melintas, apalagi kalau malam, bisa terjatuh kita kalau tak hati-hati,” kata Rismawati, warga setempat.

Hadi Chaniago warga lainnya, juga mengaku gembira kalau jalan rusak yang setiap hari dilintasinya bakal diaspal kembali. Sebelumnya, jalan itu banyak berlubang. Kalau musim panas berdebu, musim hujan jadi kubangan. (ptr) Editor : Novitri Selvia
#APBD Agam #jalan Pasia Tiku #Dinas PUTR Agam