Agenda ini merupakan lanjutan dari kegiatan penyambutan para perantau pulang basamo di perbatasan Kabupaten Agam dengan Padangpariaman, Senin (24/4).
Edi Busti mengatakan, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antara perantau dengan kampung halaman.
“Karena, ketika terjalin komunikasi yang baik antara perantau dan kampung halaman, maka pembangunan dan jalannya pemerintahan akan lebih baik,” ujarnya.
Kata Sekda, perantau adalah modal bagi setiap nagari serta aset bagi pemerintahan daerah untuk mengembangkan daerah. “Sebab ide-ide dari para perantau akan berguna memajukan nagari dan daerah,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini sekaligus dalam rangka menyatukan agenda pulang basamo dengan peringatan HUT ke-115 Perang Manggopoh.
Edi Busti berharap melalui kegiatan ini rasa persaudaraan antara perantau dengan kampung halaman akan terjalin erat.
Pada kesempatan tersebut turut hadir, Wali Nagari Manggopoh Ridwan Dt Tumbijo, Ketua Ikatan Keluarga Srikandi Manggopoh (IKSM) Ridwan Tanjung, Anggota DPRD Kabupaten Agam Fraksi Golkar Joni Putra, niniak mamak dan lainnya.(*) Editor : Hendra Efison