Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Huntara Sumbar Tuntas 830 Unit, Pembangunan Huntap Capai 15 Persen

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯
Pembangunan hunian tetap (huntap) di Sumatera Barat terus dikebut untuk pemulihan penyintas bencana. Terlihat proses Pembangunan huntap mandiri di Kecamatan Pauh, Kota Padang yang dijepret 6 April 2026 lalu.
Pembangunan hunian tetap (huntap) di Sumatera Barat terus dikebut untuk pemulihan penyintas bencana. Terlihat proses Pembangunan huntap mandiri di Kecamatan Pauh, Kota Padang yang dijepret 6 April 2026 lalu.

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 830 unit hunian sementara (huntara) di Sumatera Barat rampung 100 persen per 4 Mei 2026, sementara pembangunan hunian tetap (huntap) dikebut untuk pemulihan penyintas bencana.

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mencatat Sumbar menjadi salah satu daerah yang berhasil menuntaskan pembangunan huntara pascabencana hidrometeorologi.

Dari total target 830 unit, seluruh huntara telah selesai dibangun dan siap ditempati penyintas. Capaian ini menempatkan Sumbar sejajar dengan Sumatera Utara yang juga telah menuntaskan target serupa.

Advertisement

Secara keseluruhan, pembangunan huntara di tiga provinsi—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—telah mencapai 18.639 unit atau sekitar 92 persen dari total rencana 20.234 unit.

Memasuki tahap berikutnya, pemerintah kini fokus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap). Di Sumbar, dari rencana 2.824 unit, sebanyak 434 unit sedang dibangun dan 24 unit telah selesai.

Advertisement

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan percepatan huntap menjadi prioritas utama pemerintah.

“Sekarang kita genjot huntap agar penyintas segera memiliki hunian permanen yang layak,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada penyintas yang belum menempati hunian tetap. Hingga awal Mei 2026, bantuan tersebut telah disalurkan kepada 19.228 penerima di tiga provinsi dengan realisasi 100 persen.

Percepatan pembangunan huntap di Sumbar diharapkan mempercepat pemulihan kehidupan penyintas, sekaligus memastikan mereka segera menempati hunian permanen yang aman dan layak setelah bencana.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Setahun Mengontrak, Penyintas Galodo Rambatan Kini Menempati Huntap

Setahun Mengontrak, Penyintas Galodo Rambatan Kini Menempati Huntap

Vevi Irza Elianti dan Suherman Chan merasakan manfaat huntap Rambatan setelah rumah mereka hanyut diterjang galodo pada 2024.

Negara Hadir bagi Vevi dan Suherman,  Penyintas Galodo Rambatan Ini Kini Menempati Huntap

Negara Hadir bagi Vevi dan Suherman, Penyintas Galodo Rambatan Ini Kini Menempati Huntap

Vevi Irza Elianti dan Suherman Chan merasakan manfaat huntap Rambatan setelah rumah mereka hanyut diterjang galodo pada 2024.

Pemulihan Sawah di Padang, Soal Produktivitas Petani Butuh Perhatian

Pemulihan Sawah di Padang, Soal Produktivitas Petani Butuh Perhatian

Satgas PRR mencatat pemulihan 3.902 hektare sawah di Padang. Kolaborasi Pemko dan BUMN turut mendukung penanganan dampak bencana, sementara

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer