PADEK JAWAPOS.COM--Pemerintah Kabupaten Agam bersama Polres Agam dan Polresta Bukittinggi menerapkan sistem jalur satu arah selama masa Lebaran 1445 H, untuk memudahkan masyarakat dan pemudik dalam melakukan aktifitas silaturahmi.
Pada arus balik mulai tanggal 11-15 April dengan rute Bukittinggi-Padang dialihkan melalui Padangpanjang, sementara Padang-Bukittinggi melalui Malalak.
Untuk arus Bukitinggi ke Lubuk Basung dan sebaliknya, masyarakat diarahkan ke Jalan Ngarai Sianok -Simpang Panta, sehingga hal ini mengurangi beban arus kendaraan dari Padang yang melewati Malalak ke Bukittinggi via Padang Lua.
Penerapan jalur satu arah tidak hanya membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan dalam berbagai aspek.
Salah satunya adalah peningkatan transaksi ekonomi bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di sepanjang jalur tersebut.
Dengan adanya arus lalu lintas yang lancar, pengunjung memiliki lebih banyak waktu dan kesempatan untuk berhenti dan membeli produk lokal, seperti makanan dan minuman di rumah makan atau kedai-kedai kopi yang ada di sepanjang rute.
Camat Malalak, Zulwardi, Jum'at (12/4), melaporkan bahwa pengalihan arus telah membantu masyarakat dalam beraktivitas tanpa mengalami kemacetan yang signifikan.
"Arus lalu lintas di jalan Malalak-Bukittinggi cukup padat sampai siang ini namun tidak ada kemacetan," ujarnya.
Selain itu, sistem jalur satu arah juga berdampak positif bagi UMKM di sepanjang jalur tersebut, terutama bagi rumah makan, kedai kopi, rumah ibadah, dan spot-spot wisata.
"Terdapat keramaian di beberapa tempat seperti Kopi Tatungkuik, Masjid Ijtihad Campago, Cafe Skypea, Pemandian Honsen, dan Panorama Ambacang bagi masyarakat beserta keluarga untuk bersantai sambil menikmati berbagai macam kuliner dan minuman," ungkap Zulwardi.(*)
Editor : Hendra Efison