Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemkab Siapkan Lahan 1,4 Ha di Lubukbasung, Relokasi Korban Bencana Galodo

Putra Susanto • Jumat, 21 Juni 2024 | 12:03 WIB

PERCEPAT: Pejabat Pemkab Agam bersama Balai Perumahan Sumatera Wilayah III, Dinas Perkimtan Sumbar dan Balai BPPW Sumbar, meninjau lahan rencana lokasi relokasi korban banjir bandang.(DISKOMINFO AGAM)
PERCEPAT: Pejabat Pemkab Agam bersama Balai Perumahan Sumatera Wilayah III, Dinas Perkimtan Sumbar dan Balai BPPW Sumbar, meninjau lahan rencana lokasi relokasi korban banjir bandang.(DISKOMINFO AGAM)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam, menyiapkan lahan seluas 1,4 hektar di Jorong Surabayo, Nagari Lubukbasung, untuk rencana relokasi rumah korban terdampak banjir lahar dingin, beberapa pekan lalu. Luas lahan tersebut diestimasikan dapat dibangun 83 unit rumah dengan tipe 36.

“Lahan yang dijadikan tempat relokasi rumah korban bencana alam ini seluas 1,4 hektar. Area ini merupakan lahan milik pemerintah daerah,” sebut Kadis Perkim Agam, Rinaldi di sela peninjauan lokasi lahan untuk relokasi tersebut, Rabu (19/6)

Menurut Rinaldi, area yang direncanakan sebagai tempat relokasi itu telah sesuai dengan site plan yang disusun dan dapat menampung hingga 83 unit rumah tipe 36. “Luas lahan yang tersedia cukup memadai untuk menampung lebih dari jumlah korban yang bersedia untuk ikut relokasi kolektif, yaitu sebanyak 80 KK,” terang Rinaldi.

Terkait dengan pembangunan perumahan mendatang, Rinaldi menjelaskan bahwa Pemkab Agam hanya bertanggung jawab untuk menyiapkan lahan. Sedangkan pembangunan sendiri akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ditambahkan, area yang akan dijadikan relokasi rumah bagi korban bencana alam tersebut juga telah ditinjau oleh Balai Perumahan Sumatera Wilayah III Kementerian PUPR, Dinas Perkimtan Provinsi dan Balai BPPW Sumbar.

Sebelumnya, Pemkab Agam telah mengadakan rapat koordinasi mengenai rencana relokasi korban banjir bandang lahar dingin di Istana Gubernuran. Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Agam, Andri Warman, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk melaksanakan relokasi terpadu yang telah menyiapkan lahan di Lubukbasung.

“Relokasi terpadu sudah kita siapkan tanahnya di Lubukbasung, milik pemerintah daerah. Selain itu, ada 40 unit rumah direlokasi secara mandiri, di tanah pemilik rumah yang jauh dari rawan bencana,” ucap Bupati Agam.

Andri Warman mengutarakan, pemilik rumah yang akan direlokasi secara terpadu, sedikit merasa keberatan dengan rencana tersebut. Dia menyampaikan kekhawatiran terkait dampak relokasi terhadap sumber perekonomian mereka setelah pindah.

“Ini adalah keluhan warga kita jika mereka direlokasi. Meskipun tanah sudah disiapkan, kami perlu memikirkan bagaimana mereka akan menghidupi diri mereka di masa depan,” ujarnya.

Bupati berharap bahwa keluhan dari warga dapat menemukan solusi yang memadai, sehingga tidak akan muncul masalah kemiskinan baru di Sumbar, khususnya di Agam. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#Nagari Lubukbasung #relokasi rumah korban bencana #banjir lahar dingin #pemkab agam