PADEK.JAWAPOS.COM-Kekhawatiran warga Kecamatan Matur terkait kondisi jembatan penghubung Matur–Palupuh yang sempat viral di media sosial akhirnya terjawab.
Pemerintah Kabupaten Agam bergerak cepat melakukan perbaikan, sehingga masyarakat kini bisa kembali beraktivitas dengan aman.
Sekretaris Kecamatan Matur, Novia Susandra, mengungkapkan kondisi jembatan di Jorong Matuakatiak sebelumnya sangat memprihatinkan.
Kayu-kayu yang menjadi lantai jembatan tersebut sudah banyak lapuk dan bolong. Keadaan ini bahkan menjadi sorotan publik menjelang perayaan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus lalu.
“Namun kegelisahan kami sudah terjawab. Dinas PU Kabupaten Agam langsung mendatangkan kayu dan memulai perbaikan pada awal September 2025,” jelasnya, kemarin.
Kini, jembatan tersebut sudah rampung diperbaiki. Masyarakat setempat pun bahkan sempat menggelar acara syukuran sebagai bentuk rasa terima kasih atas perhatian dan respons cepat Pemkab Agam.
Mereka bersyukur karena kembali bisa beraktivitas lebih tenang dan aman. Acara syukuran turut dihadiri Camat Matur, Zulfikar Zulkifli, serta Walinagari Matua Hilia, Nofrizal Anas.
Keduanya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu mempercepat perbaikan jembatan. Jembatan ini sendiri memiliki arti penting bagi masyarakat.
Selain menjadi jalur utama untuk kegiatan ekonomi, akses tersebut juga menunjang aktivitas pendidikan dan sosial warga di dua kecamatan. Tak heran, perbaikan cepat yang dilakukan Pemkab Agam mendapat sambutan positif luas.
“Langkah sigap ini menjadi bukti hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Infrastruktur vital seperti jembatan harus selalu menjadi prioritas karena langsung menyangkut kehidupan sehari-hari warga,” tambah Novia.
Dengan rampungnya perbaikan ini, masyarakat berharap pemerintah terus memberi perhatian pada infrastruktur pedesaan lain yang juga membutuhkan perbaikan agar mobilitas dan perekonomian warga semakin lancar. (ptr)
Editor : Novitri Selvia