Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Mikro BRI Muhammad Candra Utama mengatakan, program Desa BRILiaN merupakan wujud nyata komitmen BRI sebagai agent of development dalam mendorong kemandirian dan inovasi desa di seluruh Indonesia.
“Desa BRILiaN adalah wujud komitmen BRI untuk terus mendukung pembangunan desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Candra menjelaskan, program Desa BRILiaN telah berjalan sejak tahun 2020 sebagai strategi BRI untuk mengenali potensi wilayah serta mengintegrasikan berbagai aktivitas pemberdayaan melalui hyperlocal ecosystem yang membentuk Ekosistem Konsolidasi Mikro.
Puncak kegiatan tahun ini ditandai dengan penyerahan apresiasi kepada desa-desa yang dinilai aktif mendorong ekonomi kerakyatan, dengan fokus pada empat aspek utama, yaitu BUMDesa dan Koperasi Desa Merah Putih, Digitalisasi, Sustainability, dan Innovation.
Salah satu penerima apresiasi adalah Nagari Lawang, Kabupaten Agam, yang berhasil menampilkan inovasi luar biasa dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dan manusia.
Pada kesempatan itu, BRI menyerahkan bantuan sarana prasarana melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa becak motor untuk pengelolaan sampah, pipanisasi air bersih Jorong Katapalang, renovasi sentra UMKM/BUMNag, sarana umum, dan branding gapura desa.
“Kami berharap bantuan sarana prasarana TJSL dari BRI Peduli ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Mari kita jaga dan kelola aset ini bersama agar memberikan dampak positif jangka panjang,” kata Candra.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Satria, M.Si, Camat Matur Novia Susandra, M.M, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Agam Handria Asmi, M.Sc, Wali Nagari Lawang Franki Putra Dt Rajo Bagindo, Ketua Bamus Masrinal Dt Putiah Nan Tuo, dan Ketua KAN Datuak Sinaro Nan Hitam.
BRI mencatat berbagai capaian dalam memperkuat ekonomi rakyat, di antaranya menghadirkan lebih dari 1,2 juta AgenBRILink.
Memperluas pembiayaan melalui Holding Ultra Mikro dengan lebih dari 36 juta nasabah pinjaman dan 180 juta rekening tabungan mikro, serta memberdayakan 41.715 klaster usaha dan 5.248 Desa BRILiaN, termasuk 106 desa di Sumatera Barat. (*)
Editor : Hendra Efison